Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kebut Perbaikan Jeglongan Sewu

adi nugroho • Jumat, 7 Mei 2021 | 21:57 WIB
kebut-perbaikan-jeglongan-sewu
kebut-perbaikan-jeglongan-sewu



KABUPATEN, JP Radar Kediri – Hari raya tinggal hitungan hari, pengerjaan proyek Jalan Plosoklaten–Gedangsewu pun dikebut. Setelah tuntas penandatanganan kontrak, berlanjut perataan dan pengurukan badan jalan dari 700 meter dari total 1,8 kilometer.



Dari pantauan Jawa Pos Radar Kediri di lokasi sekitar pukul 15.00, lalu lintas kendaraan di jalan penghubung Plosoklaten-Pare itu cukup padat. Terlebih ada sistem buka tutup jalur dari kedua sisi, utara maupun selatan. Hal tersebut dilakukan lantaran ada tumpukan-tumpukan material pasir, batu pecah dan satu alat berat untuk perbaikan jalan.



Anggota Tim Teknis Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri Malik Abdul Aziz mengatakan, penandatanganan kontrak proyek jalan rigid dan infrastruktur ruas Plosoklaten-Gedangsewu tuntas Selasa (4/5) lalu. “Dari hasil rapat, penanganan dilakukan terlebih dahulu dengan perataan dan pengurukan,” ujarnya. Menurutnya, pengerjaan memang di-push agar bisa segera dimanfaatkan.



Tahap awal pengerjaan proyek itu mulai dikebut Rabu (5/5). Dalam sehari, material uruk pasir, batu pecah beserta satu alat berat pun diturunkan.



Untuk pengerjaannya, mulai dari arah selatan. Itu dengan jalur sebelah barat terlebih dulu. Dikerjakan bergantian. Jika sisi barat selesai lalu sisi timur. “Untuk saat ini sedang mengerjakan sisi timur, (sisi barat) sudah dilalui kendaraan karena terlihat padat (material pengurukan),” terangnya.



Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan tender sebesar Rp 8,4 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kediri tahun 2021. Proyek tersebut dari total 11 kilometer telah tuntas dilakukan cor sepanjang 9,2 kilometer sejak dua tahun lalu.



Pengerjaan yang terbilang ngebut itu dengan pertimbangan mobilitas masyarakat saat hari raya nanti. Untuk target pengurukan dan perataan bisa tuntas Sabtu (8/5) nanti. “Kalau tidak ada kendala,” harapnya. (wi/dea)



Editor : adi nugroho