KABUPATEN, JP Radar Kediri – Laju vaksinasi di Kabupaten Kediri sangat lancar. Hingga hari ketiga kemarin, hampir 50 sasaran yang berhasil divaksinasi. Mereka adalah para aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat publik.
Pihak pemkab menargetkan minggu ini vaksinasi tahap 2 bakal selesai. Namun, mereka juga masih menggelar evaluasi harian. Terutama yang terkait dengan sasaran yang tertunda dan gagal.
“Target menghabiskan vaksin yang ada,” kata Plt Kepala Dinkes Kabupaten Kediri dr Bambang Triyono Putro kemarin (26/2).
Kemarin, vaksinasi yang berlokasi di lapangan tenis indoor Pemkab itu menyasar anggota DPRD dan ASN. Sasarannya adalah 300 orang. Namun yang datang sebanyak 238.
Dari yang hadir itu tidak semuanya menjalani vaksinasi. Ada delapan orang yang tertunda karena beberapa sebab. “Ada yang hipertensi, penyintas Covid-19 kurang tiga bulan, dan hamil,” terang dr Agung Wibowo, salah seorang dokter dari RSM Siti Khodijah yang mengawasi pelaksanaan vaksinasi.
Sementara itu, untuk kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri menunjukkan penambahan pasien sembuh sejak 21-25 lalu. Yakni dari 3.301 menjadi 3.392. Untuk kasus terkonfirmasi aktif pun mengalami penurunan. Dari 198 menjadi 178 pada (25/2) lalu.
Terkait perkembangan tersebut, juru bicara gugus tugus percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 dr Ahmad Khotib mengimbau bagi yang sudah menjalani vaksinasi untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal itu lantaran masih ada risiko terpapar. “Itu sebelum antibodi terbentuk secara mencukupi,” tegasnya.
Sementara itu, di Kota Kediri, vaksinasi tahap kedua dilanjutkan ke beberapa titik. Kemarin (26/2), sasaran yang disuntik ada sebanyak 432 orang. Mereka yang divaksin adalah pegawai dinas perhubungan (dishub), kiai, anggota dan staf kesekretariatan DPRD Kediri, serta aparatur sipil negara (ASN) termasuk di lingkungan kejaksaan.
Menurut Jubir GTPP Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima, peserta paling banyak berasal dari dishub. Jumlahnya 190 orang. Kemudian di DPRD yang menyertakan ASN sekretariat dewan sebanyak 120 orang dan ASN lainnya dari instansi pemerintah dan kelurahan serta kecamatan sebanyak 73 orang.
“Untuk vaksinasi kiai dilaksanakan di RS Lirboyo. Jumlah sasarannya ada 49 orang,” ucap dokter berkcamata ini kepada Jawa Pos Radar Kediri. Dia berharap, semua pegawai pelayan publik bisa menjalani vaksinasi sesuai dengan yang mendaftar.
Sementara itu, pelaksanaan di DPRD Kota Kediri berjalan lancar. Kepala Puskesmas dr Hendri Mulyono mengungkapkan, tidak semua bisa divaksin. “Bagi yang punya komorbid, diabetes, kanker, dan hipertensi tidak bisa melanjutkan suntik,” katanya.
Namun begitu, semua sasaran yang sudah mendaftar harus diskrining terlebih dahulu agar namanya teregister. Hingga pukul 09.15, pelaksanaan vaksinasi baru diikuti puluhan orang. Semua bisa terlaksana tanpa ada kendala.
Sementara itu, Anggota DPRD Regina Nadya Suwono yang sudah divaksin mengaku semua bisa terlaksana dengan baik. “Tak kira sakit, suntiknya terasa digigit semut,” ucap politikus PDI Perjuangan ini.(c2/rq/fud)
Terkonfirmasi 1178 (+3)
Aktif 14 (-3)
Sembuh 1.050 (+6)
Meninggal 115
Suspek 125
Probabel 33
Editor : adi nugroho