Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Seleksi Dirut PDAM Kota Kediri: Soal Mudah, Waktu Mepet

adi nugroho • Selasa, 9 Februari 2021 | 21:18 WIB
seleksi-dirut-pdam-kota-kediri-soal-mudah-waktu-mepet
seleksi-dirut-pdam-kota-kediri-soal-mudah-waktu-mepet

KOTA, JP Radar Kediri - Tiga kandidat Direktur utama (dirut) PDAM Kota Kediri mulai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) psikologi kemarin (8/2). Berlangsung mulai pukul 09.00, tiga kandidat tersebut harus mengerjakan 160 butir soal. Waktunya selama empat jam yang terbagi dalam tiga sesi.


“Tadi ada tiga sesi (tes). Dikerjakan tanpa istirahat. Tiap sesi soalnya berbeda-beda,” ujar Djoko Widodo, salah seorang peserta seleksi, usai menyelesaikan tes.


Djoko merupakan kandidat termuda. Dia masih berusia 45 tahun. Dua kandidat lain adalah Anif Amri dan Yani Setiawan.


Menurut Djoko, kendala yang dia hadapi bukan faktor sulitnya soal. Tapi karena keterbatasan waktu. Jatah mengerjakan soal dianggap terlalu cepat. Padahal untuk menyelesaikan soal-soal itu butuh konsentrasi.


Masih menurut Djoko, tiap sesi jumlah soalnya berbeda. Sesi pertama terdiri dari 90 soal. Kemudian yang kedua 40 soal dan yang terakhir hanya 30 soal.


Ketika ditanya soal peluangnya terpilih, pria yang lama bekerja di PDAM ini merasa optimistis. Diplomatis, dia mengatakan telah melakukan yang terbaik meskipun tak memiliki persiapan khusus. Selanjutnya dia mengaku menyerahkan sepenuhnya pada Sang Khalik.


Dua peserta seleksi lain tak bisa dimintai keterangan. Selesai pelaksanaan UKK keduanya langsung pergi meninggalkan lokasi ujian. 


Imron Muzaki, penguji dari Laboratorium Psikologi IAIN Kediri, menjelaskan bahwa ada tiga hal yang diujikan kepada peserta kemarin. Yaitu berkaitan dengan intelegensia atau kemampuan umum, sikap kerja, dan kepribadian.


“Dari tes tertulis ini nanti akan terurai bagaimana manajemen style atau gaya kepemimpinan mereka,” ucapnya. 


Untuk pendalaman kemampuan tes tulis kemarin, Imron membutuhkan pendalaman ulang yang akan dilanjut hari ini. Metodenya bukan lagi tes tulis melainkan wawancara dan diskusi. 


Terpisah, Kabag Perekonomian Zachrie Achmad mengungkapkan pelaksanaan UKK ini ditarget bisa selesai sebelum akhir Februari nanti. “Karena masa jabatan berakhir bulan ini (Februari, Red) maka Maret awal diharapkan sudah ada pengganti,” urainya. 


Terkait dengan UKK, dia mengklaim seluruh hasil ujian tersebut akan diserahkan ke Wali Kota Kediri Abu Bakar. Nilai dari penguji akan dijadikan sebagai pertimbangan untuk memilih Direktur PDAM Kota Kediri yang baru kelak.


Zachrie  mengatakan, masih ada beberapa tahapan lagi yang harus dilalui peserta. Salah satunya adalah wawancara khusus tentang kemampuan memimpin perusahaan.(rq/fud)


Editor : adi nugroho
#wali kota kediri #pemkot kediri