Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tiga Minggu Tangani Tujuh Kejadian

adi nugroho • Selasa, 22 September 2020 | 22:00 WIB
tiga-minggu-tangani-tujuh-kejadian
tiga-minggu-tangani-tujuh-kejadian

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Masyarakat harus mewaspadai bencana kebakaran di musim kemarau September ini. Pasalnya, selama sekitar tiga minggu terakhir, petugas pemadam kebakaran (damkar) Nganjuk sudah menangani tujuh bencana kebakaran.


Yang terbaru adalah kejadian terbakarnya rumpun bambu di Lingkungan Koripan, Kelurahan Kapas, Sukomoro kemarin. Api memang baru sempat melalap rumpun bambu di belakang rumah Darminto, 65. Meski demikian, jika pemadaman terlambat dilakukan, beberapa rumah warga yang ada di dekatnya akan ikut terbakar. “Termasuk rumah dari pemilik lahan,” ujar Kasatpol PP Nganjuk Abdul Wakid.


Wakid mengungkapkan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.00, kemarin. Dua mobil damkar dari pos Kota Nganjuk dan pos Warujayeng pun langsung diterjunkan ke lokasi.


Keduanya langsung berjibaku dengan api untuk memastikan si jago merah tak merembet ke rumah warga. “Kebakaran itu dipicu korban yang sedang membakar sampah di belakang rumah,” lanjut Wakid yang kemarin mendapat laporan dari anggotanya.


Darminto tak berhitung jika jarak sampah yang dibakar dengan rumpun bambu relatif dekat. Karenanya, saat ditinggal mengumpulkan sampah selama beberapa menit, api sudah menjalar ke rumpun bambu. 


Yang membuat pria tua itu panik, jarak rumpun bambu dengan rumahnya hanya sekitar empat meter. Karenanya, begitu api mulai membesar dia langsung berteriak meminta tolong.


Beberapa saat kemudian, warga berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Meski ada banyak warga yang membantu, agaknya mereka tetap kalah cepat dengan gerakan api. “Banyak batang dan daun bambu yang kering,” tutur Wakid tentang pemicu kebakaran.


Warga baru tenang setelah petugas damkar datang dan melakukan pemadaman dari beberapa sisi. Sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 13.00 kemarin, petugas juga melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang tertinggal.


Untuk diketahui, kebakaran rumpun bambu kemarin merupakan kali kedua selama September ini. Sebelumnya, kejadian serupa terjadi di Desa Banjaranyar, Tanjunganom pada Sabtu (12/9) lalu. “Harus tetap ditangani. Karena tidak tahu nantinya jika dibiarkan, dan tidak ditangani bisa merembet ke mana-mana,” urai Wakid.


Selain dua kejadian kebakaran tersebut, menurut Wakid ada lima kejadian kebakaran lain yang ditangani damkar Nganjuk. Bencana terjadi di Lengkong, Prambon, Pace, dan Kertosono. 


Melihat tingginya kasus kebakaran di Nganjuk, Wakid menjelaskan satpol mengoptimalkan tiga pos damkar yang ada di Nganjuk. Selain pos Kota Nganjuk, ada pula pos Warujareng, dan pos Lengkong. “Penanganan kebakaran harus cepat. Kalau telat sedikit sudah habis,” tandasnya sembari menyebut personelnya selalu siaga 24 jam.

Editor : adi nugroho
#damkar #pemadam kebakaran #bencana #kabar nganjuk #kebakaran #radar nganjuk