Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rp 1,05 Miliar untuk Rintisan Selingkar Wilis

adi nugroho • Rabu, 9 September 2020 | 19:10 WIB
rp-105-miliar-untuk-rintisan-selingkar-wilis
rp-105-miliar-untuk-rintisan-selingkar-wilis

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Jalan rintisan Selingkar Wilis dari Desa Bajulan, Loceret tembus ke Desa Kalipang, Grogol, Kabupaten Kediri akan segera digarap. Kemarin (8/9), dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) sudah melakukan tender pengadaan bahan pengerjaan fisiknya.


Pengadaan material proyek jalan dibagi menjadi dua paket. Yaitu, pengadaan bahan lokal dengan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai Rp 649,15 juta. Serta, pengadaan aspal kemas atau drum dengan HPS senilai Rp 404,92 juta. Total anggaran untuk proyek tersebut sebesar Rp 1,05 miliar.


Kepala Dinas PUPR Nganjuk Gunawan Widagdo mengungkapkan, pengadaan bahan lokal yang dimaksud adalah material batu pecah dan batu kebal untuk pembangunan makadam. “Bahan itu nanti diambil dari lokal Nganjuk. Nggak boleh dari luar,” ujar Gunawan.


Meski mewajibkan menggunakan bahan lokal, menurut Gunawan kualitasnya juga harus sesuai standar. Baik tingkat kekerasan maupun ukuran yang sesuai kualifikasi. Selain batu pecah, bahan yang juga dibutuhkan adalah pasir uruk dan timbunan pasir batu (sirtu).


Selain bahan lokal tersebut, menurut Gunawan untuk aspal kemas atau drum yang diproduksi Pertamina tetap ditender. Semua proses lelang diserahkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Nganjuk.


Pantauan koran ini, pengadaan dua paket tersebut dibuka serentak kemarin (8/9) baru proses download dokumen pemilihan. Dokumen penawaran baru akan dibuka pada Jumat (11/9) nanti. Adapun proses pengadaan berakhir pada Jumat (2/10).


Untuk diketahui, selain pembukaan akses jalan, nantinya di sana juga ada dua jembatan yang harus dikerjakan. Dikonfirmasi terkait penggarapan jembatan ini, Gunawan menyebut realisasi proyek nantinya tanpa proses lelang. “Waktunya tidak cukup, nanti pengerjaannya penunjukan langsung,” terangnya.


Dengan sisa waktu yang tinggal sekitar empat bulan, Gunawan berharap proses lelang bisa selesai sesuai target. Sehingga, proyek fisik bisa dimulai awal Oktober nanti.


Dalam pengerjaannya, menurut Gunawan pembangunan jalan itu akan melibatkan anggota TNI dan masyarakat di sekitar lokasi. Pembangunan jalan Desa Bajulan, Loceret yang tembus Kabupaten Kediri ini masuk program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).


Dandim 0810 Nganjuk Letok Inf Gregorius Luky Ariesta menyebutkan, pekerjaan akan dilaksanakan setelah semua bahan tersedia di lokasi. “Saat ini masih menunggu ketersediaan bahan atau material,” terangnya tentang pembangunan jalan sepanjang sekitar tiga kilometer itu.

Editor : adi nugroho
#kabar nganjuk #radar nganjuk #selingkar wilis