NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Pemkab Nganjuk merintis sarana penunjang proyek strategis nasional Selingkar Wilis. Oktober nanti, pemkab akan membuka jalan setapak dari Desa Bajulan, Loceret sampai ke Desa Kalipang, Grogol, Kabupaten Kediri. Pembukaan jalan bekerja sama dengan TNI lewat program tentara manunggal membangun desa (TMMD).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gunawan Widagdo mengatakan, sejak 2019 lalu pemkab sudah mulai memetakan jalan yang akan dilalui Nganjuk-Kediri. “Tahun ini targetnya memang sudah masuk kegiatan pengerasan jalan, nanti masuk program TMMD (tentara manunggal membangun desa),” kata Gunawan.
Untuk melaksanakan kegiatan ini, anggaran yang disediakan lebih dari satu miliar rupiah. Semua akan dikerjakan oleh anggota TNI, jika dilelang kelak hanya material saja. Sejauh ini menurut Gunawan jalan yang dibuka sejauh tiga kilometer.
Dengan dibukanya jalan tembus ke Kediri lewat program TMMD, menurut Gunawan sekaligs akan jadi persiapan penunjang proyek nasional Selingkar Wilis. “Road map-nya sudah kita usulkan, kegiatan untuk provinsi dan pusat nanti ada sendiri,” lanjut Gunawan sembari menyebut program TMMD ini pengerjaannya masih disiapkan oleh TNI.
Terpisah, Dandim 0810 Nganjuk Letkol Inf Gregorius Luky Ariesta menyebutkan pihaknya sudah berkoodinasi dengan badan pembangunan perencanaan daerah (bappeda) dan dinas PUPR. “Sampai saat ini kami masih menunggu jadwal pastinya, namun target Oktober nanti sudah dilakukan pengadaan,” bebernya.
Terkait pembangunan, Luky berujar akan membangun sarana dan prasarana jalan sepanjang 2,9 kilometer. Akses tersebut menurut Luky merupakan perimbangan jalan yang sudah ada di Desa Kalipang di Kabupaten Kediri.
Di Desa Kalipang, jalan tersebut sudah dibuka. Karenanya, di wilayah Nganjuk akan diteruskan agar akses antarkabupaten itu bisa tersambung. “Nanti akses jalan ini bisa tembus ke Bandara Kediri,” tuturnya.
Untuk sementara, menurut Luky jalan yang dibangun berupa makadam. Selama dua bulan terakhir anggotanya sudah melakukan kegiatan dalam pra TMMD. Di tahap ini, TNI akan menyelesaikan 60 persen fisik terlebih dahulu. Adapun 40 persen sisanya di kegiatan tahap berikutnya. “Pembukaan jalan ini harus tuntas tahun ini,” tandasnya.
Editor : adi nugroho