NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Empat rumah sakit di Nganjuk sepertinya benar-benar tidak bisa lagi menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru. Kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nganjuk merujuk empat pasien ke RSUD Gambiran, Kota Kediri.
Empat pasien terkonfirmasi yang dirujuk ke RSUD Gambiran tersebut adalah pasien perempuan berusia 55 asal Loceret. Kemudian, laki-laki berusia 48 tahun asal Prambon. Serta, laki-laki berusia 52 tahun asal Tanjunganom dan perempuan berusia 40 tahun asal Ngronggot.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nganjuk dr Hendriyanto mengatakan, dari empat orang tersebut, tiga di antaranya pernah bepergian ke luar daerah. “Kemungkinan tertular dari luar daerah,” ujar Hendri.
Hendri mencontohkan, pasien asal Prambon itu pernah bepergian dari Sidoarjo. Selanjutnya, pasien asal Tanjunganom memang bekerja di Kediri. Sedangkan pasien asal Loceret pernah bepergian ke Pasuruan. Hanya pasien asal Ngronggot yang tidak memiliki riwayat bepergian ke luar daerah.
Terkait rujukan empat pasien tersebut ke RSUD Gambiran, Ketua Tim Penanggulangan Virus Korona RSUD Nganjuk dr Mei Budi Prasetyo membenarkan jika jumlah pasien kasus korona di RSUD Nganjuk sudah melebihi batas. “Iya, sudah penuh,” kata Mei.
Informasi yang dihimpun koran ini, pada Senin (15/7) lalu jumlah pasien yang dirawat di RSUD Nganjuk sudah ada 47 pasien. Sebanyak 37 pasien di antaranya dinyatakan terkonfirmasi positif, dan 10 lainnya pasien dalam pengawasan (PDP). Selain RSUD Nganjuk, RSUD Kertosono dan RS Bhayangkara juga sudah overload alias penuh.
Terpisah, Direktur RSUD Gambiran dr Fauzan Adima yang dikonfirmasi koran ini mengatakan, RSUD Gambiran memang bisa merawat pasien dari seluruh wilayah Jatim. Karenanya, pasien Covid-19 asal Nganjuk memang bisa ditampung di rumah sakit milik Pemkot Kediri itu. “Bisa menampung semua pasien dari wilayah Jatim,” ujar Fauzan belum bisa memerinci jumlah pasien dari luar daerah yang dirawat di sana.
Sementara itu, meski ada penambahan empat pasien terkonfirmasi positif Covid-19, menurut Hendri kemarin juga ada dua pasien yang sembuh. Mereka adalah anak laki-laki usia satu tahun asal Tanjunganom yang merupakan pasien konfirmasi ke-108 dan pasien laki-laki berusia 23 tahun asal Patianrowo yang merupakan pasien terkonfirmasi ke-121. “Mereka sudah boleh pulang,” jelas Hendri.
Dengan kesembuhan dua pasien tersebut, total pasien Covid-19 di Nganjuk yang sembuh sebanyak 47 orang. Selanjutnya, total kasus terkonfirmasi positif mencapai 139 orang. Sebanyak 16 di antaranya meninggal, dan 72 lainnya menjalani perawatan di RS.
Selain pasien terkonfirmasi, penambahan kasus juga terjadi untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) yang kemarin menjadi 202 orang. Selanjutnya, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 114 kasus. Penambangan kembali terjadi untuk orang dalam risiko (ODR) menjadi 47. 228 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) menjadi 2.956 orang.
Editor : adi nugroho