NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 Nganjuk terus bertambah. Kemarin ada tiga pasien baru yang merupakan satu keluarga asal Kecamatan Tanjunganom. Mereka tertular anggota keluarganya yang sudah lebih dulu dinyatakan positif korona.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk dr Hendriyanto mengatakan, tiga pasien terkonfirmasi Covid-19 itu hasil swab-nya baru turun kemarin. Mereka adalah anak laki-laki berusia 5 tahun. Serta, dua perempuan masing-masing usia 63 tahun dan 34 tahun. “Tiga pasien ini tinggal dalam satu rumah,” ujar Hendri sembari menyebut tiga pasien kini dirawat di RS Bhayangkara Kediri.
Dikatakan Hendri, tiga orang tersebut tertular korona dari anggota keluarga mereka yang lebih dulu terinfeksi Covid-19. Yakni, pasien ke 34 yang saat ini juga menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kediri.
Menindaklanjuti penambahan tiga pasien kemarin, Hendri menjelaskan gugus tugas akan segera melakukan rapid test warga di dekat rumah pasien. Hendri mengungkapkan, sejak tiga orang tersebut berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan dirawat di Kediri, gugus tugas sudah melakukan pelacakan.
Tetangga yang sekaligus kontak erat empat pasien itulah yang akan di-rapid test dalam waktu dekat. “Kami sudah mempunyai data-data mereka,” terang Hendri.
Dengan penambahan tiga pasien positif korona tersebut, total orang yang terinfeksi Covid-19 di Kota Angin sebanyak 62 kasus. Hendri menyebutkan, meski kemarin ada tiga penambahan pasien baru, di saat yang sama juga ada tiga pasien sembuh. “Pasien dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali swab dan hasilnya negatif,” jelas Hendri.
Tiga pasien tersebut adalah perempuan berusia 46 tahun asal Loceret. Kemudian, perempuan berusia 61 tahun asal Ngronggot, dan perempuan berusia 67 tahun asal Ngronggot. Dengan kesembuhan tiga pasien tersebut, berarti total ada 31 pasien Covid-19 yang sembuh. Selanjutnya, 28 pasien masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, dan tiga lainnya meninggal dunia.
Sementara itu, selain tiga pasien sembuh yang diperbolehkan pulang, kemarin juga ada sembilan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD Nganjuk dan diperbolehkan pulang. Mereka bisa bertemu dengan keluarga masing-masing setelah hasil tes swab negatif dan sudah melewati masa inkubasi.
“Walaupun boleh pulang, di rumah tetap wajib memakai masker dan menjalankan protokol kesehatan,” ujar Ketua Tim Penanggulangan Virus Korona RSUD Nganjuk dr Mei Budi Prasetyo.
Untuk diketahui, tak hanya jumlah pasien positif korona yang mengalami kenaikan. Melainkan, jumlah orang tanpa gejala (OTG) juga bertambah menjadi 1.972 kasus. Demikian pula orang dalam risiko (ODR) sebanyak 44.331 kasus. Adapun PDP dan orang dalam pemantauan (ODP) masing-masing 143 kasus dan 99 kasus.
Editor : adi nugroho