GONDANG, JP Radar Nganjuk - Jumlah sekolah rusak bertambah. Selain SDN Mojoseto, Gondang, kerusakan juga terjadi di SDN Kedungglugu, Gondang. Dinding empat ruang kelas di sana diketahui mulai retak.
Kepala SDN Kedungglugu Masluri mengungkapkan, empat ruangan yang dindingnya retak itu ditempati oleh siswa kelas II, III, dan IV. “Satu lagi (yang retak, Red) itu ruang guru,” ujarnya.
Keretakan pada dinding kelas dan ruang guru, lanjut Masluri, diketahui pada Juli 2019 lalu. Jika sebelumnya keretakan dinding hanya kecil, kini menganga hingga seukuran kepalan tangan orang dewasa.
Masluri menjelaskan, kerusakan terjadi saat musim kemarau tahun lalu. Dia menduga kerusakan itu akibat tanah di sekolahnya bergerak. “Saya tidak tahu, lama-lama retaknya semakin besar,” lanjutnya.
Khawatir dengan kerusakan ruang kelasnya, Masluri melaporkannya ke dinas pendidikan (disdik) dan Pemkab Nganjuk. Dia berharap bangunan sekolahnya bisa segera diperbaiki di tahun ini.
Agar tak membahayakan murid-muridnya, Masluri meminta siswa kelas II dan III untuk belajar di luar kelas jika sekolahnya baru saja diguyur hujan. “Dari pada membahayakan,” terangnya.
Beruntung, beberapa hari terakhir hujan baru mengguyur Desa Kedungglugu pada sore hari. Sehingga, anak didiknya bisa tetap belajar di kelas. Masluri belum punya rencana untuk memindahkan siswanya ke tempat yang aman. “Sekarang kami masih belajar di dalam kelas,” tandasnya.
Untuk diketahui, kerusakan kelas di SDN Kedungglugu itu sudah dicek oleh Kadisdik Mokhamad Yasin dan Wakil Bupati Marhaen Djumadi, Senin (13/1) lalu. Yasin menuturkan, anggaran perbaikan kelas rusak untuk SDN Kedungglugu masih belum ada. “Belum dianggarkan (perbaikan SDN Kedungglugu, Red),” kata Yasin.
Terpisah, Wabup Marhaen, menambahkan, pemkab mengupayakan agar perbaikan di SDN Kedungglugu bias dilakukan di perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti. Sebab, di anggaran awal 2020 ini memang belum masuk.
Marhaen menilai kerusakan kelas di sana sudah membahayakan anak-anak. Apalagi, total ada empat ruangan yang rusak. Karenanya, menurut Marhaen Pemkab Nganjuk akan menjadikan perbaikan di sana sebagai prioritas. “Harus segera diperbaiki,” tegasnya.
Editor : adi nugroho