Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Warga Pojok Kesulitan Air Bersih

adi nugroho • Kamis, 31 Oktober 2019 | 01:09 WIB
warga-pojok-kesulitan-air-bersih
warga-pojok-kesulitan-air-bersih

KOTA, JP Radar Kediri – Warga Kota Kediri mulai mengalami kekeringan. Kemarin, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) men-dropping air ke Lingkungan Lebaktumpang, Kelurahan Pojok, Mojoroto. Ratusan kepala keluarga (KK) dari dua rukun tetangga (RT) mendapat bantuan.


Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Adi Sutrisno mengatakan, kekeringan di Pojok terjadi di RW 05. Total sekitar 300 KK tinggal di RT 22 dan RW 23. “Yang terdampak ada dua RT,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kediri.


Makanya, dilakukan dropping air. Total ada satu tangki berisi 5.000 liter yang dikirim. “Siang tadi (kemarin, Red) kami sudah kirim air bersih,” ungkapnya.


Di Kota Kediri, Adi mengatakan, Kelurahan Pojok memang rawan kekeringan ketika kemarau panjang. Selama dua tahun terakhir, tahun ini yang terparah. “Tahun lalu juga kemarau panjang, tapi kami tidak sampai dropping,” ujarnya.


Semula, kekeringan dilaporkan Relawan Saroja dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Kelurahan Pojok, Senin lalu (28/10). Di lapangan, BPBD mengecek dua sumber air di Pojok. Yakni Sumber Tretes di atas dan bantuan pengeboran di Tirto Agung. “Setelah kami cek, debit airnya tinggal sedikit. Air sumur juga kering,” terangnya.


Adi berharap, kondisi membaik. Sehingga kekeringan tidak meluas. Karena itulah, dua hari ini, BPBD mengevaluasi kerawanan kekeringan di Pojok. “Kami evaluasi. Apakah kekeringan meluas atau tidak,” kata Adi. 


Jika kondisi belum membaik, Adi mengungkapkan, dropping air akan dilakukan lagi Kamis besok (31/10). Namun untuk jadwal pastinya, BPBD akan berkoodinasi dengan PDAM Kota Kediri. “Karena truk tangki milik PDAM. Sementara truk terus mobile setiap hari,” ujarnya.


 


 

Editor : adi nugroho
#kelurahan pojok