Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Senat UNP Kantongi 3 Nama Calon Rektor

adi nugroho • Jumat, 13 September 2019 | 02:10 WIB
senat-unp-kantongi-3-nama-calon-rektor
senat-unp-kantongi-3-nama-calon-rektor

KOTA, JP Radar Kediri – Senat Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri sudah mengantongi tiga nama calon rektor periode 2019-2023. Rencananya, pagi ini (12/9), mereka akan menyampaikan hasil pemaparan visi misi ke Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP PT) PGRI Kediri.


Untuk diketahui, sebelumnya ada lima bakal calon (balon) rektor yang mengikuti seleksi. Mereka adalah Dr Zainal Afandi, wakil rektor (warek) 1; Dr Atrup, kepala program studi (prodi) pascasarjana pendidikan jasmani, kesehatan dan rekreasi (penjaskesrek); dan Dr M.Anas, kepala prodi pendidikan ekonomi (PE). Lalu, ada Dr Samari, dosen prodi PE sekaligus rektor UNP Kediri 2007-2017 dan Dr Ichsanudin, dosen prodi PE.


Ketua Senat UNP Kediri Dr Sulistiono mengatakan, pihaknya sudah memilih tiga nama balon menjadi calon rektor. Yakni Dr Zainal Afandi, Dr M.Anas, dan Dr Samari. “Kami tidak urutkan berdasarkan nilai yang tertinggi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.


Dengan keluarnya tiga nama tersebut, Dr Atrup dan Dr Ichsanudin otomatis gugur dalam pencalonan tahap berikutnya. Meski tidak mengurutkan berdasar perolehan tertinggi, sumber koran ini di UNP menyebut, Zainal Afandi mendapat skor tertinggi dari senat. Kemudian diikuti berikutnya secara berurutan adalah M.Anas dan Samari.


Setelah memutuskan tiga nama, Sulis mengungkapkan, Senat UNP akan menyampaikan hasilnya ke YPLP PGRI Kediri. Rencananya, pagi ini sekitar pukul 09.00, tiga nama akan disetor ke yayasan.


“Sebenarnya kemarin (Selasa, Red). Karena ada kendala, kami baru bisa serahkan besok (hari ini, Red),” ujar pria yang juga rektor UNP Kediri ini.


Sulis mengungkapkan, pemilihan tiga nama tersebut benar-benar murni karena penilaian visi misi yang digelar pada Senin lalu (9/9). Tidak ada pertimbangan lain. “Kami (senat) mendengarkan langsung visi misi yang dipaparkan setiap balon,” ungkap pria asal Madiun ini.


Sebelumnya, proses pemilihan rektor UNP memang diwarnai aksi unjuk rasa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU). Mereka menolak tiga balon yang mengikuti seleksi karena dianggap punya rapor merah dalam kasus penonaktifan kampus, 2015 silam.


Tiga nama yang ditolak adalah Samari, M. Anas, dan Ichsanudin. Mengenai hal itu, Sulis mengatakan, senat tidak mempertimbangkannya. Sebab, mereka sudah lolos seleksi administrasi dari yayasan.


Itu berarti, lima orang balon layak diberi kesempatan yang sama untuk menerangkan visi misinya di depan senat. “Seleksi ini bertahap. Jadi senat menjadi bagian menilai visi misi saja,” ujarnya.


Setelah di tangan YPLP PGRI Kediri, tiga nama akan diserahkan kepada pengurus PGRI Jawa Timur (Jatim). Mereka akan merekomendasikan siapa yang layak terpilih. Namun keputusan akhir ada di pembina yayasan Prof Sugiono yang memilih satu nama untuk menjadi rektor UNP, empat tahun mendatang.


 


 

Editor : adi nugroho