NGANJUK-Terminal tipe C Nganjuk yang dalam kondisi kembang kempis, masih akan tetap dipertahankan oleh dinas perhubungan (dishub). Mereka berencana membangun terminal yang terletak persis di sebelah terminal Anjuk Ladang itu, tahun depan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nganjuk Nur Solekan mengatakan, terminal tipe B di Jl Gatot Subroto itu hanya beroperasi hingga siang. “Sejauh ini masih melayani trayek Berbek, Wilangan, Sawahan dan Kertosono,” ujar Nur Solekan.
Meski mengakui kondisi terminal sangat sepi, menurut Nur, terminal tipe C Nganjuk masih diperlukan masyarakat. Tidak seperti beberapa terminal yang sudah tidak beroperasi. Di antaranya, terminal Warujayeng dan Gondang.
Alasannya, terminal Warujayeng dan Gondang sepi karena pengguna angkutan umum beralih ke transportasi lain. Sehingga, jumlah penumpang turun drastis atau bahkan habis. “Kalau terminal tipe C Nganjuk masih ada penumpangnya walaupun sedikit,” lanjut Nur.
Karenanya, dishub tetap akan mempertahankan terminal tersebut. Ditanya tentang rencana pembangunan terminal, Nur menerangkan, tahun ini pihaknya masih melakukan perencanaan dan kajian. “Pembangunan sarpras (terminal, Red) tahun 2020 jadi prioritas,” terang Nur.
Selain terminal tipe C Nganjuk, Nur menguraikan, pihaknya juga berupaya menghidupkan dua terminal yang mati suri. Yaitu, terminal Warujayeng dan Gondang. Nur yakin terminal di dua daerah itu bisa hidup lagi dengan keberadaan industri di sana.
Harapannya, dengan hadirnya industri, kebutuhan masyarakat akan transportasi umum kembali muncul. Sehingga, terminal tidak lagi sepi seperti sekarang. “Makanya, kami berupaya menghidupkannya,” ujar Nur.
Khusus untuk terminal tipe C Nganjuk, Nur menjelaskan, dishub menyiapkan skema untuk menunjang pendapatannya. Salah satunya, dengan menyiapkan lokasi parkir bongkar muatan truk.
Sesuai aturan, truk tidak boleh masuk ke dalam kota Nganjuk. Karenanya, dishub menyiapkan lokasi parkir untuk bongkar muat barang. “Selanjutnya, nanti truk-truk itu bersinergi dengan angkutan dalam kota untuk mengangkut barang,” tegasnya sembari menyebut lokasi parkir bongkar muat yang ada di Kelurahan Guyangan.
Kapan parkir bongkar muat ini akan dioperasikan? Ditanya demikian, Nur mengatakan, pihaknya masih memperluas lahan parkir. ”Sekarang masih proses pembebasan lahan,” imbuhnya.
Editor : adi nugroho