Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Soal Mekanisme Pembayaran Gaji Pemain, Persik Ikuti Keputusan PSSI

adi nugroho • Jumat, 3 April 2020 | 22:09 WIB
soal-mekanisme-pembayaran-gaji-pemain-persik-ikuti-keputusan-pssi
soal-mekanisme-pembayaran-gaji-pemain-persik-ikuti-keputusan-pssi

KEDIRI, JP Radar Kediri – Manajemen Persik Kediri menuntaskan persoalan gaji pemain selama masa libur kompetisi. Karena pandemi virus korona, PSSI memutuskan untuk mengubah mekanisme pembayaran gaji. Yakni, maksimal 25 persen untuk gaji Maret-Juni.


          Mengenai keputusan yang diambil PSSI, manajemen mematuhinya. Presiden Klub Persik Abdul Hakim Bafagih mengatakan, pihaknya mengikuti surat keputusan (SK) nomor 48/SKEP/III/2020. “Jadi pembayaran gaji maksimal 25 persen untuk Maret, April, Mei dan Juni,” kata Hakim.


          Sebelum memutuskannya, Hakim mengungkapkan, manajemen mengajak komunikasi pelatih, pemain dan official. Sehingga keputusan yang diambil tidak sepihak. “Sudah ada kesepakatan tentang hal itu,” ungkap pria yang juga anggota DPR RI ini.


          Selain internal, klub juga menjajaki komunikasi secara eksternal. Salah satunya mengirim rekomendasi ke asosiasi pelatih dan pemain. “Kita dimintai rekomendasi dan pertimbangan sebelum keputusan ini dibuat. Pada saat itu, sudah mengirimnya. Ke PSSI, PT LIB, asosiasi pelatih dan pemain,” terangnya.


          Menurutnya, klub punya kewajiban untuk mematuhi regulasi dari PSSI. Sebagai induk organisasi tertinggi sepak bola Indonesia, PSSI berwenang menetapkan keputusan-keputusan. “Kami mengikuti aturan dengan memberikan pemahaman kepada pemain,” ungkap Hakim.


          Sama seperti klub-klub lain, Persik tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Tapi, status force majeure karena pandemi korona yang ditetapkan PSSI membuat klub berusaha mengambil jalan terbaik.”Keputusan ini yang kami pilih,” terang politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.


          Di tengan pandemi virus seperti saat ini, menurutnya bukan hanya klub sepak bola yang mengalami masa-masa sulit. Semua instansi dan dunia usaha juga merasakan hal yang sama. “Yang penting bagi kami, klub tidak mengabaikan hak-hak pemain,” ujarnya.


          Salah satu pemain yang bisa menerima dengan keputusan tersebut adalah Jefferson Formigao. Dia mengaku, tidak masalah jika klub membayar gaji dengan mekanisme tersebut. “Saya tidak mempersoalkan,” kata pemain kelahiran Brasil ini.     

Editor : adi nugroho
#manajemen persik #sepak bola #persik