JP Radar Kediri – Muh. Dzaki Asraf Huwaidi alias Dzaki Asraf mewarnai skuad Macan Putih di Super League 2026/2027. Dia datang untuk mengisi posisi bek kenan.
Hingga pekan keempat, pemain berusia 23 tahun itu tercatat bermain sebanyak 45 menit. Lebih tepatnya dalam laga kontra Madura United FC (9/10).
Baginya, setiap menit yang diberikan pelatih sangat berarti untuknya. Apalagi dirinya tergolong pemain muda. Dalam sepak bola, karirnya di lapangan hijau masih panjang.
Dia mengaku akan memanfaatkan setiap kesempatan yang datang dengan sebaik-baiknya. Apalagi, dia masih berambisi untuk kembali masuk dalam skuad Garuda.
“Setiap kesempatan saya ingin memberikan yang terbaik agar bisa kembali ke timnas (Tim Nasional Indonesia),” kata pemain yang dikenal dengan nama Dzaki tersebut.
Sejak bergabung dengan Persik Kediri, pertandingan kontra Madura United FC menjadi kesempatan pertamanya untuk unjuk kemampuan.
Sebab, pada laga-laga sebelumnya, dia hanya duduk di bangku cadangan. Bahkan terpaksa menepi pada laga melawan Arema FC.
“Sebelum game Garuda (Garudayaksa FC) saya alami cedera hamstring dan saya tidak sempat bermain, saya rest dua minggu, dan saya adaptasi lagi,” cerita Dzaki.
Pemain asal Sulawesi mengaku terus bekerja keras agar mendapat peluang bermain. Kesempatan tersebut datang saat Persik Kediri menghadapi Madura United FC.
Tak hanya itu, dia juga berharap dilirik lagi oleh tim pelatih Timnas Indonesia.
“Saya akan manfaatkan setiap kesempatan yang dikasih pelatih. Semoga saya bisa kembali ke sana (Timnas Indonesia, Red),” harapnya.
Dalam wawancara sebelumnya, Dzaki melihat Persik Kediri merupakan salah satu tim yang bagus sepak bola Tanah Air. Itu bisa dilihat dari gelar juara yang diraih. Bukan hanya sekali. Namun dua kali.
Dari histori itulah dia tertarik untuk bergabung dengan skuad Macan Putih.
“Alhamdulillah saya pertama bergabung di Persik saya merasakan suasana baru, tempat baru, semangat yang baru,” kata Dzaki.
Untuk diketahui, Dzaki menjadi salah satu pemain muda yang potensial. Musim lalu, dia mendapat kesempatan merumput sebelas kali bersama PSM Makassar. Di samping itu, dia juga membantu di EPA Super League U20. Di tim elit-pro tersebut, dia bisa mencatatak dua gol dan satu assist.
Lebih dari itu, dia juga memiliki jejak karir di tim nasional (timnas) Indonesia muda.
Dia pernah bergabung dengan skuad Garuda U20 dan U23. Hanya saja, pemain kelahiran 2003 itu belum mendapat kesempatan bermain. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita