JP Radar Kediri – Persik Kediri masih menjalani tiga dari 34 laga Super League musim ini. Tetapi, beberapa pemain sudah melakukan pelanggaran yang berakibat kartu kuning.
Total, sudah lima pemain Macan Putih yang mengantongi masing-masing satu kartu kuning.
Situasi itu tentu meresahkan. Sebab, jika mendapatkan hingga empat kartu kuning, akan mendapatkan sanksi larangan bermain.
Bila sesuai regulasi BRI Super League pasal 55 ayat 2, larangan itu berlaku untuk sekali pertandingan.
Namun, hal seperti itu dianggap biasa oleh pelatih Marcos Reina Torres. Dia tak mau ambil pusing. Menganggap pemain di lapangan kadang perlu melakukan tindakan berisiko pada situasi tertentu.
Baca Juga: Masalah Klasik Persik Kediri, Berkutat pada Kondisi Fisik dan Pemulihan Cedera
“Ketika kami harus menghentikan serangan balik maka harus dilakukan (upaya pencegahan). Jika akhirnya pemain mendapat kartu kuning itu adalah konsekuensinya,” dalih Marcos.
Menurutnya, pelanggaran yang mengakibatkan pemain mendapatkan kartu kuning sudah menjadi bagian dari sepak bola itu sendiri.
Marcos mengaku tak akan terlalu mempermasalahkannya. Kecuali, kartu kuning itu didapat karena tindakan yang tidak perlu.
“Di dalam tim, kami tekankan untuk menghindari kartu kuning karena tindakan ‘bodoh’. Seperti protes berlebih ke wasit,” ujarnya.
Hingga saat ini, lima pemain yang mendapat kartu kuning adalah Jose Enrique, Zanadin Fariz, Imanol Garcia, Francisco Carneiro, Daffa Salman, serta Marcelo Djalo.
Marcos berdalih koleksi kartu kuning para pemain Macan Putih tidak disebabkan tindakan ‘bodoh’ tersebut.
Jika melihat tayangan ulang di tiga laga Persik Kediri, mayoritas pelanggaran yang dilakukan memang untuk menggagalkan serangan lawan.
Toh, kalau nanti anak asuhnya harus menepi karena akumulasi kartu kuning, pelatih masih punya pemain lain.
“Saat ini kami memiliki kedalaman skuad yang bagus,” tandasnya.
Baca Juga: Jangan Lupa Daratan! Gelandang Persik Zanadin Fariz Tampil Impresif di Lini Tengah
Untuk diketahui, kartu kuning pertama Persik Kediri di musim ini dicatatakan oleh Jose Enrique. Tepatnya saat laga perdana Macan Putih melawan Dewa United Banten FC (5/9). Itu bermula dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Ernesto Gomes.
Saat itu, Jose Enrique yang menanti di dalam kotak penalti tersebut gagal menyundul bola tersebut. Namun, tangannya yang terayun keatas itu mengenai bola. Wasit yang menyaksikan situasi itu pun langsung menghadiahi Jose Enrique kartu kuning.
Sementara itu, tambahan dua kartu kuning Persik Kediri berasal dari laga melawan Garudayaksa FC. Adalah Zanadin Fariz dan Imanol Garcia. Lalu, tiga kartu kuning lainnya didapat dari laga kontra Arema FC. Mereka yang diganjar kartu yaitu Francisco Carneiro, Daffa Salman, dan Marcelo Djalo. (em/fud)