JP Radar Kediri-Zanadin Fariz berhasil menciptakan gol pembuka di laga Persik Kediri kontra Arema FC, pada Jumat (18/9) lalu.
Karena itu pula, dia terpilih sebagai Player of the Match (POTM) dalam laga derby Jawa Timur itu.
Meski menjadi bintang lapangan, Zanadin memilih tetap rendah hati.
Untuk diketahui, keunggulan yang diciptakan Zanadin pada babak pertama tidak bisa bertahan hingga akhir.
Sebab, skuad Singo Edan, julukan Arema FC, berhasil menyamakan kedudukan melalui peluang tendangan penalti.
Selanjutnya, Persik Kediri dan Arema FC harus puas dengan perolehan satu poin.
Baca Juga: Persik Kediri Terancam Tumpul! Lima Pemain Cedera, Opsi Lini Depan Terbatas
"Alhamdulillah, puji syukur kami bisa mendapatkan satu poin di laga away ini," ujar Zanadin.
Menurut Zanadin, dia dan rekan-rekannya telah berusaha tampil apik dalam laga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tersebut.
Namun, dia mengakui jika permainan berjalan sangat ketat. Karenanya, sulit untuk menambah gol.
"Pertandingan sangat ketat dan tidak mudah bermain di laga away," tekan pemuda berusia 22 tahun tersebut.
Mengenai gol pembukanya, Zanadin memilih untuk rendah hati. Baginya, gol itu bisa tercipta lantaran kerja keras seluruh pemain Macan Putih.
Baca Juga: Pelatih Persik Butuh Suporter, Kehadiran Pendukung Tim Tamu Bagus untuk Iklim Sepak Bola
Kerja sama dan kekompakan yang membuatnya bisa mencetak gol tersebut. Plus komunikasi yang baik antarpemain yang ikut mendukung.
"Itu berkat teman-teman juga, dorongan dan support teman-teman yang lain sehingga saya mendapatkan momen itu dan bisa mencetak gol," terang pemain yang sebelumnya membela Persis Solo tersebut.
Untuk diketahui, Zanadin memang tampil impresif selama membela Macan Putih. Dia menjadi motor serangan baru bagi tim.
Potensi yang dimiliki pun besar. Apalagi, dia tergolong pemain muda. Yang artinya, energi dan semangatnya masih membara.
Tak ayal, dirinya juga dinobatkan sebagai Young Player of the Week di laga sebelumnya. Yakni laga kontra Garudayaksa FC.
Editor : Ayu IsmawatiSumber : Radar Kediri