KEDIRI, JP Radar Kediri - Pra-musim Persik Kediri sepertinya tak berjalan dengan mulus. Sebab, beberapa pemain tampak harus menepi lantaran mendapat cedera.
Sebut saja Ezra Walian. Lalu juga I Gusti Made Rendy Sanjaya Putra. Yakni salah satu pemain muda yang tampil mengesankan di musim lalu.
Karenanya, nama pemain yang biasa dipanggil Rendy itu absen dari daftar susunan pemain Persik Kediri di tiga laga sebelumnya. Yaitu laga kontra Dewa United Banten FC, Garudayaksa FC, dan Arema FC.
Namun, kabar baiknya, Rendy sudah mulai bergabung dengan sesi latihan skuad utama Macan Putih. Tepatnya menjelang laga derby Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Namun demikian, pemain berusia 22 tahun tersebut tetap belum bisa diturunkan dalam laga kontra Arema FC.
Baca Juga: Persik Kediri Terancam Tumpul! Lima Pemain Cedera, Opsi Lini Depan Terbatas
"Itu terlalu cepat," kata Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres.
Dia mengaku tak ingin mengambil risiko untuk segera memainkan Rendy. Menurutnya, anak asuhnya yang berasal dari Bali itu harus beradaptasi terlebih dahulu dengan program latihan yang dijalani skuad Macan Putih selama ini.
Sebab, dia telah melewatkan banyak hal dalam persiapan kompetisi maupun saat kompetisi sudah bergulir. Di samping itu, Marcos juga tak ingin kondisi Rendy makin memburuk apabila dipaksakan bermain.
"Kami memiliki waktu tiga minggu untuk menuju laga berikutnya, ini adalah waktu yang berharga untuk dirinya memulihkan kembali kondisinya dan mencapai fisik yang prima," kata Marcos sembari menyebut bahwa Rendy dimungkinkan bisa bermain di laga kontra Madura United FC.
Diketahui sebelumnya, tim fisioterapi Persik Kediri Alfian Yoga Wiratna mengungkapkan bahwa Rendy Sanjaya mengalami cedera strain. Dia menerangkan bahwa itu merupakan cedera parah.
Baca Juga: Pelatih Persik Butuh Suporter, Kehadiran Pendukung Tim Tamu Bagus untuk Iklim Sepak Bola
Namun, lantaran tim medis tak ingin kondisi pasiennya semakin parah, maka Rendy pun harus menjalani latihan secara terpisah di pinggir lapangan.
"Kami maintanance aja supaya tidak lebih parah lagi," katanya.
Terlepas dari itu, performa Rendy di musim lalu bersama Persik Kediri terbilang mengesankan. Dia sukses mencetak gol di salah satu laga Macan Putih. Bahkan, gol itu dinobatkan menjadi Gola of the Month April.
Kendati demikian, perjalanan pemain asal Bali itu tidak mudah. Dia memerlukan waktu cukup lama untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih. Bahkan harus menunggu kekosongan posisi di dalam komposisi permainan.
Ya, dia terpaksa mengisi posisi bek kiri untuk menggantikan Yoga Adiatama dan Rezaldi Hehanussa yang harus menepi. Yang mana, posisi aslinya berada di lini depan.
Baca Juga: Persik Kediri Dominasi Permainan Kontra Arema FC, Harus Puas Satu Poin
Awalnya, dia hanya dimainkan untuk memenuhi regulasi memainkan pemain muda di 45 menit pertama pertandingan. Seiring berjalannya waktu, Rendy ternyata tampil impresif. Sehingga, menit bermain terus didapatkan olehnya. (em/fud)
Sumber : Radar Kediri