JP Radar Kediri – Marcos Reina Torres, sang nakhoda Macan Putih belum bisa memaksimal para pemain anyarnya di awal kompetisi. Sebut saja Sergio Castel dan Reno Piscopo.
Penyebabnya adalah mereka datang dengan kondisi yang tidak prima. Tak ayal, keduanya belum pernah masuk dalam daftar susunan pemain (DSP).
Situasi ini tentu sangat disayangkan. Pasalnya, baik Sergio Castel maupun Reno Piscopo adalah pemain yang berada di lini serang.
Praktis, tim pelatih saat ini belum bisa membuat banyak variasi serangan. Bahkan, bisa saja ujung tombak Macan Putih bakal tumpul.
Mau tak mau, Marcos masih bertumpu pada Jose Enrique untuk di posisi striker. Sementara, motor serangan masih bergantung pada Ernesto Gomez.
Baca Juga: Pelatih Persik Butuh Suporter, Kehadiran Pendukung Tim Tamu Bagus untuk Iklim Sepak Bola
Sementara ini, situasi memang masih positif secara hasil. Dari tiga laga, Macan Putih mendapat satu kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan.
Kendati demikian, persoalan akan semakin rumit jika para pemain Macan Putih mulai mengoleksi kartu kuning. Karenanya, Sergio Castel dan Reno Piscopo harus segera pulih. Jika tidak, opsi pemain menjadi terbatas.
“Mereka belum bisa bermain. Mereka butuh beberapa minggu lagi kedepan,” kata Marcos menyebut kondisi anak asuhnya.
Pelatih asal Spanyol itu enggan menerangkan detail mengenai cedera yang dialami pemainnya. Dia hanya mengatakan bahwa Sergio Castel memiliki peluang untuk merumput terlebih dahulu. Sementara Reno Piscopo setelahnya.
“Castel akan lebih cepat dibanding Reno,” katanya.
Nahasnya, badai cedera tak hanya menghantam para pemain anyar. Saat pramusim, beberapa pemain terpaksa menepi karena mendapat cedera.
Baca Juga: Persik Kediri Dominasi Permainan Kontra Arema FC, Harus Puas Satu Poin
Antara lain Rendy Sanjaya dan Ezra Walian. Sementara itu, Jon Toral juga tidak dalam kondisi prima. Itu terbukti dari dirinya yang absen di dua laga terakhir Macan Putih.
Diberitakan sebelumnya, kehadiran Reno Piscopo diharapkan bisa mempertajam lini serang Macan Putih. Manajemen sengaja mendatangkannya agar bisa menjadi penyerang yang memiliki pukulan tajam di lini depan.
“Reno bertipe playmaker, bisa bermain di posisi gelandang serang, sayap, serta memiliki tendangan jarak jauh yang bisa membantui tim. Kemampuan individu dan taktikal yang matang diharapkan dapat membantu tim,” ujar Sport Director Persik Kediri Razzi Taruna saat memperkenalkan Reno Piscopo sebagai pemain anyar.
Sementara itu, Sergio Castel diharapkan bisa menjadi kekuatan tambahan di lini depan. Khususnya sebagai penyerang tengah alias striker.
Manajemen meyakini bahwa pengalamannya di sepak bola Indonesia akan membuat proses adaptasi berjalan lebih cepat.
Baca Juga: Konvoi Menuju Perbatasan Kediri-Malang, Puluhan Pelajar Diduga Suporter Persik Diamankan Polisi
“Manajemen serta pelatih berdiskusi bahwa lini depan adalah salah satu sektor yang perlu mendapat tambahan suntikan kekuatan,” ujar Razzi saat mengumumkan Sergio Castel sebagai pemain baru.
Editor : Ayu IsmawatiSumber : Radar Kediri