Pelatih Persik Butuh Suporter, Kehadiran Pendukung Tim Tamu Bagus untuk Iklim Sepak Bola

Emilia Susanti • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 12:06 WIB
Marcos Reina Torres.
Marcos Reina Torres.

JP Radar Kediri – Operator liga sepak bola, I.League, memang telah mencabut larangan suporter tandang di musim ini. Namun, untuk beberapa laga, kehadiran suporter tamu masih tetap dilarang.

Khususnya pada laga-laga yang memiliki rivalitas tinggi. Biasanya, pihak kepolian tidak akan mengijinkan adanya suporter tamu demi keamanan.

Bagi Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres, regulasi tersebut sangat disayangkan. Namun, pelatih asal Spanyol itu mulai memahami bagaimana situasi kompetisi di Tanah Air.

“Saya memahami bahwa larangan suporter tamu (di laga tertentu, Red) ini untuk keamanan semuanya,” katanya.

Meski begitu, dia mengaku lebih senang apabila seluruh pertandingan bisa disaksikan semua suporter. Baik suporter tim tuan rumah maupun tim tamu. Menurutnya, hal itu tidak akan hanya bagus bagi tim. Namun juga bagus terhadap sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Persik Kediri Dominasi Permainan Kontra Arema FC, Harus Puas Satu Poin

“Saya mengerti polisi atau pihak I.League mungkin tidak mengijinkan, situasinya memang tidak bagus, tetapi kami harus menerima itu,” tambahnya.

Untuk diketahui, pada laga Persik Kediri menantang Arema FC, para suporter Macan Putih dilarang hadir. Ya, mereka tidak boleh bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (18/9) demi menjaga kondisifitas. Larangan itu disampaikan secara resmi melalui akun Instagram Arema FC.

Selain laga derby Jawa Timur tersebut, pertandingan lain yang juga melarang kehadiran suporter tamu adalah pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung.

Sebagai tuan rumah, Persija Jakarta melalui Instagram menyampaikan bahwa seluruh suporter Persib Bandung dilarang hadir dan memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 12 September 2026.

Baca Juga: Konvoi Menuju Perbatasan Kediri-Malang, Puluhan Pelajar Diduga Suporter Persik Diamankan Polisi

Terlepas dari itu, Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri Tri Widodo mengatakan bahwa jumlah suporter tamu dalam sebuah laga memiliki batas tertentu. Yaitu maksimal lima persen dari tiket yang dijual.

“Misalnya tiket yang dijual itu sepuluh ribu, jadi untuk suporter tamu ya lima persen dari itu,” terangnya sembari menyebut hal itu bisa didiskusikan ulang.

Dia juga menekankan bahwa tak semua pertandingan kandang Persik Kediri bisa dihadiri oleh suporter tamu. Bahkan, pada laga-laga tertentu, ada kemungkinan bahwa pertandingan akan diselenggarakan tanpa penonton.

“Suporter tamu sudah welcome, tetapi walaupun boleh tetap ada catatannya. Nomor satu adalah keamanan,” tandasnya.(em/fud)

 

Editor : Shinta Nurma Ababil
suporter tamu larangan away Ileague ILeague persik kediri suporter persik