MALANG, JP Radar Kediri- Permainan Persik Kediri di babak kedua melawan Arema FC tak banyak berkembang. Serangannya masih saja mandul. Setiap kali mendekati kotak penalti, pemain kerap gagal menembus pemain belakang Singo Edan.
Karenanya, skor imbang 1-1 bertahan hingga pertandingan berjalan 80 menit. Baik Macan Putih atau Singo Edan sama-sama terlihat buntu. Meski begitu, situasi pertandingan sempat memanas di sepuluh menit terakhir pertandingan.
Pasalnya, Singo Edan tampak makin agresif di sektor pertahanan Macan Putih. Beberapa peluang pun sempat diciptakan. Namun ya begitu, hasilnya masih nihil. Selanjutnya, masuk babak tambahan waktu, kedua tim juga gagal mengubah kedudukan.
Sehingga, mau tak mau, Macan Putih dan Singo Edan harus puas berbagi satu poin di pekan ketiga Super League musim ini. Seperti diketahui, Persik Kediri berhasil mencatatkan keunggulan terlebih dahulu di babak pertama pertandingan.
Baca Juga: Ceroboh! Persik Kediri Gagal Pertahankan Keunggulan di Babak Pertama Lawan Arema FC
Gol berhasil diciptakan oleh gelandang tengah Zanadin Faris pada menit ke-5. Saat itu, gol berawal dari peluang sepak pojok yang dieksekusi oleh Ernesto Gomez.
Bola itu sejatinya diarahkan ke dalam kotak penalti. Namun, bola itu bisa ditepis dan menjadi bola liar. Saat itu, Zanadin Fariz yang tidak dalam penjagaan ketat pun menjemput bola itu dan melepaskan tendangan keras melalui kaki kanannya. Bola itu pun melesak ke gawang Singo Edan.
Sementara itu, gol Arema FC didapatkan melalui peluang tendangan penalti yang didapatkan. Careca turun sebagai algojo. Dengan ketenangannya, bola itu melewati penjagaan ketat Andhika Ramadhani dan membuat skor menjadi imbang 1-1 di menit ke-30 pertandingan. Siapa sangka, skor itu tak berubah hingga akhir pertandingan. (em)
Editor : Andhika Attar Anindita