Main di Laga Kandang Perdana Super League Persik Kediri Mendapat Noda Hitam

Emilia Susanti • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 19:45 WIB
Pemain anyar Persik Kediri Eduardo Barbosa (ungu) dikepung beberapa pemain Dewa United Banten FC dalam laga perdana Super League di Stadion Brawijaya (5/9)/Foto : Wahyu Adji
Pemain anyar Persik Kediri Eduardo Barbosa (ungu) dikepung beberapa pemain Dewa United Banten FC dalam laga perdana Super League di Stadion Brawijaya (5/9)/Foto : Wahyu Adji

 

JP Radar Kediri - Persik Kediri harus menelan kekalahan 0-1 di laga perdananya melawan Dewa United Banten FC, Sabtu (5/9). Hasil pertandingan itu terasa makin pahit lantaran terjadi di kandang sendiri, Stadion Brawijaya, Kota Kediri.

Pada pertandingan pekan pertama Super League 2026/2027 ini, skuad Macan Putih harus mengakui keunggulan sang Banten Warriors-julukan Dewa United Banten FC. Kebobolan itu terjadi pada menit ke-15. Pembobol gawang itu adalah Rafael Struick.

Baca Juga: Persik Kediri v Dewa United: Marcelo Djalo Bakal Pakai Nomor Punggung Ini

Pemain tim nasional (timnas) itu sukses melepaskan tendangan keras di tengah kepungan pemain Persik. Bola dari tendangannya itu melambung kencang hingga lolos dari jangkauan Husna Al Malik, kiper Macan Putih.

Meskipun punya waktu panjang untuk menyamakan skor pertandingan, pemain Persik gagal melakukannya. Serangan beruntun yang dilakukan selalu menemui kebuntuan. Khususnya saat memasuki sektor pertahanan lawan.

Di babak kedua, skuad Macan Putih terus berusaha untuk menyamakan kedudukan. Beberapa peluang berhasil didapatkan. Beberapa di antaranya nyaris berbuah gol.

Baca Juga: Persik Kediri vs Dewa United FC, Analisa Lengkap dan Plus Minus Kedua Tim

Sebaliknya, Banten Warriors sempat membuat Persikmania yang hadir di tribun merasakan senam jantung. Sebab, permainan terbuka Macan Putih sering dimanfaatkan oleh Dewa United Banten FC untuk melakukan serangan balik. Untung saja, Husna masih sigap menangkap setiap bola yang datang. Kadang menangkis, kadang menangkapnya.

Tensi pertandingan memanas jelang pertandingan berakhir. Memasuki menit 80, intensitasnya meninggi. Bahkan sempat terjadi ketegangan antar-pemain di lapangan. Untung hanya sebentar.

Pertandingan pun berlanjut hingga wasit memberi tambahan waktu 7 menit. Kendati demikian, Macan Putih gagal mencetak gol di menit-menit kritis itu. Sehingga, skor akhirnya adalah tetap 0-1.

Editor : Mahfud
Macan Putih Persik Kediri persik kediri persik Super League stadion brawijaya