Legenda Macan Putih Beri Suntikan Semangat, Harus Dapat Solusi sebelum Kompetisi Mulai

Emilia Susanti • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Pemain Persik Kediri Daffa Salman saat menjalani latihan. (FOTO: Wahyu Adji/JPRK)
Pemain Persik Kediri Daffa Salman saat menjalani latihan. (FOTO: Wahyu Adji/JPRK)

JP Radar Kediri – Rentetan hasil uji coba Persik Kediri bisa dikatakan belum memuaskan. Baik saat masih dalam masa training camp maupun turnamen di Malaysia. Dari segi skor, skuad Macan Putih selalu kalah tanpa satu pun gol yang tercipta.

Toh, masih pramusim katanya. Yang mana, hasil bukanlah target utamanya. Sebaliknya, hasil pramusim bisa menjadi pembelajaran berharga sebelum kompetisi benar-benar dimulai. Namun begitu, hal tersebut tidak lantas bisa dikesampingkan begitu saja.

“Jangan lihat hasil, tapi ambil sisi positifnya untuk memperbaiki yang kurang-kurang agar bisa lebih baik dan siap mengarungi kompetisi musim ini,” kata eks pemain Persik Kediri Taufiq.

Menurutnya, pertandingan uji coba di pramusim sangatlah penting bagi suatu tim. Pasalnya, uji coba bisa menjadi sarana tim untuk menjajal chemistry antar pemain. Sekaligus membangun kekompakan skuad.

“Bagus juga buat pengalaman tim,” tambahnya.

Legenda Persik Kediri Khusnul Yuli juga memiliki pendapat yang serupa. Dia mengatakan, uji coba di pra-kompetisi akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih. Yang mana, jika hasilnya memang kalah, maka pelatih harus segera mencari solusinya.

“Sehingga pada saat kompetisi, apa yang menjadi kelemahan akan bisa diatasi. Adapun kelebihan (tim, Red), dalam persiapan Persik bisa dimantapkan lagi,” jelasnya.

Baginya, pra-kompetisi merupakan momen krusial untuk mempersiapkan fisik, taktik, serta mental. Dalam masa-masa ini, membangun kekompakan dan chemistri menjadi aspek yang paling penting.

Suswanto, eks pemain Persik Kediri, berharap tim pelatih segera mengevaluasi hasil uji coba yang selama ini dilakukan. Apa yang menjadi kekuarangan, sebaiknya segera diperbaiki.

“Dari hasil turnamen itu, coach bisa evaluasi apa yang masih kurang dari tim Persik,” ujarnya.

Lebih dari itu, dia juga mengingatkan agar Persik Kediri bisa lebih kompak dengan stakeholder lainnya. Baik dari manajemen maupun pemainnya.

“Harapan saya, kompetisi tahun ini, Persik bisa lebih baik dari tahun kemarin,” ingin Suswanto.

Terlepas dari itu, Persik Kediri saat ini masih memiliki waktu untuk memperbaiki apa-apa saja yang menjadi kekurangannya. Sedikitnya ada waktu sekitar dua minggu. Jika perlu, tim pelatih bisa mengutak-atik lagi tim kesebelasan di kompetisi nanti. (em/tar)

 

 

 

Editor : Mahfud
turnamen persik kediri hasil uji coba persik kediri persiapan pramusim persik kediri pramusim persik kediri persik kediri