JP Radar Kediri – Laga kandang Persik Kediri di Stadion Brawijaya kurang menggairahkan musim lalu. Seringkali, penjualan tiketnya tak sampai separo dari kuota yang disiapkan. Padahal, harganya sempat turun drastis di putaran pertama kompetisi. Bahkan menjadi harga terendah di Super League 2025/2026.
Tidak menutup kemungkinan Persik Kediri bakal menaikkan harga tiketnya. Khususnya pada kategori tiket very important person (VIP) yang kini telah dipasang single seat. Namun begitu, hingga berita ini diturunkan belum ada kepastian resmi dari pihak manajemen.
“Harga tiket masih belum,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo.
Pihaknya hingga kini belum melakukan pembahasan mengenai harga tiket pertandingan untuk Super League 2026/2027. Apakah akan naik atau turun, dirinya belum bisa memastikan. Hanya saja, pria berkumis itu akan mengusahakan agar penetapan harga tiket bisa selesai H-10 kompetisi.
“Belum ada pembahasan. Tapi paling ya mundak (naik, Red),” kata Widodo.
Di musim baru nanti, Widodo tak punya ekspektasi tinggi terhadap jumlah penonton Persik Kediri. Pasalnya, penurunan harga tiket di musim lalu juga belum bisa mendongkrak antusias suporter.
“Apalagi ekonomi global yang sedang tidak baik, daya beli turun,” tambahnya.
Seperti diberitakan, laga kandang Persik Kediri di musim sebelumnya masih sepi penonton. Penjualan tiketnya hanya ludes pada laga-laga tertentu saja. Meliputi laga kontra Persib Bandung, Persis Solo, serta Persija Jakarta. Selebihnya, jumlah menontonnya sulit menembus angka lima ribu orang.
Sebetulnya, Persik Kediri telah berusaha meningkatkan antusias itu dengan menurunkan harga tiket di awal musim. Namun, nyatanya, itu tak berdampak signifikan. Karenanya, ‘harga murah’ tersebut hanya berlaku untuk putaran pertama kompetisi saja.
Di sisi lain, manajemen juga mendapati kritikan atas penjualan tiket secara online. Yang mana, ada sebagian suporter yang menganggap bahwa penjualan online tersebut ribet. Mendengar kritikan itu, panpel selanjutnya membuka opsi penjualan tiket secara offline pada beberapa laga kandang Persik Kediri. (em/tar)
Editor : Mahfud