JP Radar Kediri - Separo skuad Macan Putih di Super League 2026/2027 berstatus pemain anyar. Totalnya ada 13 pemain.
Yaitu sembilan pemain lokal dan sisanya pemain asing. Kini, jajaran pelatih Persik Kediri mau tak mau harus mencari ramuan skuad terbaik.
Tantangan Marcos Reina dkk tidak di situ saja. Menariknya, latar belakang dari setiap pemain juga bervariasi.
Yang mana, mayoritas pemain lokal anyar Macan Putih masih berusia antara 22 – 25 tahun. Sedangkan pemain asingnya kebanyakan berusia 30-an.
Fakta ini mengindikasikan adanya gap pengalaman yang cukup jauh di antara pemain Macan Putih.
Baca Juga: Tim Pelatih Persik Kediri Utak-atik Cari Starter Terbaik, Tuntut Pemain untuk Bersaing
Namun begitu Marcos tak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Dia menilai, semua pemain lokal yang dibawanya musim ini memiliki kualitas yang bagus.
Pelatih asal Spanyol itu meyakinkan bahwa pemain lokal tetap memiliki peluang besar untuk masuk ke dalam kesebelasan Macan Putih.
“Kami punya pemain muda yang bagus, yang itu adalah pemain lokal,” ujarnya.
Pelatih berusia 41 tahun itu mengaku sangat optimistis dengan skuad barunya. Dia melihat para pemainnya sangat antusias dalam bersiap menghadapi kompetisi.
“Ada beberapa pemain (lokal, Red) yang menurut saya bisa menjadi starter,” ungkap Marcos.
Selanjutnya, dia kembali meyakinkan bahwa semua pemain memiliki peluang yang sama untuk memperebutkan posisi starter.
Syaratnya, setiap pemain wajib menunjukkan performa terbaiknya. Baik di dalam sesi latihan rutin maupun saat uji coba.
“Pemain lokal dan asing yang kami datangkan sama-sama bagus, saya senang dengan hal ini,” tekan mantan jurnalis olahraga tersebut.
Terlepas dari itu, gap pengalaman antara pemain lokal ‘anyar’ dengan pemain asing ‘anyar’ memang cukup kentara.
Salah satu contohnya antara Marcelo Djalo dengan Daffa Salman. Yang mana, kedua pemain tersebut sama-sama berposisi di sektor pertahanan.
Baca Juga: Persik Kediri Rekrut Eduardo Barbosa, Ini Tugasnya di Lini Tengah Macan Putih
Merujuk Transfermarkt, Daffa Salman tergolong ‘pemain baru’ dalam kompetisi sepak bola tertinggi Tanah Air.
Dia baru merasakan Super League pada musim 2023/2024. Berbanding terbalik, Marcelo Djalo datang ke Indonesia dengan segudang pengalaman.
Djalo pernah tercatat membela tim seperti Juventus dan Fulham. Lalu, dia juga menjadi pemain jebolan Real Madrid U-19. (em/tar)
Penggawa Anyar Macan Putih
Nama Usia
Andhika Ramadhani 27 tahun
Satrio Azhar 25 tahun
Daffa Salman 24 tahun
Dzaki Asraf 23 tahun
Fransiskus Alesandro 24 tahun
Althaf Indie 23 tahun
Zanadin Faris 22 tahun
Dimas Juliono 22 tahun
Riza Zidane 26 tahun
Sergio Castel 31 tahun
Marcelo Djalo 32 tahun
Park Jun-heong 33 tahun
Eduardo Barbosa 23 tahun
Editor : Andhika Attar Anindita