Urung Pasang Single Seat di Stadion Brawijaya, Persik Kediri Berusaha Hindari Ancaman Pengurangan Poin

Emilia Susanti • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:12 WIB
Pemain Persik Kediri Krisna Bayu Otto. (FOTO: Wahyu Adji/JPRK)
Pemain Persik Kediri Krisna Bayu Otto. (FOTO: Wahyu Adji/JPRK)

JP Radar Kediri - Pemasangan single seat di Stadion Brawijaya harusnya berlangsung Selasa kemarin (11/8). Namun, jadwal itu diundur.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo mengatakan, vendor baru mulai mengerjakannya pada hari ini, Kamis (13/8).

"Rencananya pasang lima ratus kursi dulu," terang pria yang akrab disapa Widodo itu.

Dia menerangkan, estimasi pemasangan single seat dengan total dua ribu buah akan selesai pada 25 Agustus mendatang.

Praktis, hanya butuh waktu sekitar sepuluh hari saja. Widodo berharap, vendor bisa menyelesaikan sesuai jadwal tersebut. Mengingat jadwal kompetisi yang semakin dekat. Yakni pada 4 September mendatang. "Semoga lancar," harapnya.

Baca Juga: Persik Kediri Pulang dari Solo, Marcos Masih Cari Komposisi Terbaik

Pria berkumis itu menekankan, pemasangan single seat itu merupakan bentuk upaya Persik Kediri dalam memenuhi catatan dari I.League. Jika tidak, ancaman pengurangan dua poin akan menimpa skuad Macan Putih.

Dalam hal ini, catatan dari I.League sejatinya bukan menyoal single seat saja. Melainkan juga persoalan penerangan dan lapangan.

Untungnya, perbaikan atas dua hal tersebut dikabarkan akan dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Sehingga, Persik Kediri hanya berfokus pada catatan terkait single seat.

Menurutnya, Stadion Brawijaya itu boleh digunakan. Masih diberi kesempatan dari I.League. Tetapi kalau catatannya tidak dipenuhi akan ada pengurangan poin.

"Jika empat kali pertandingan home tidak ada progres, berlaku pengurangan dua poin," beber Widodo saat dihubungi Selasa siang (11/8).

Lebih lanjut, Widodo membeberkan bahwa tak hanya Persik Kediri yang mendapati persoalan mengenai venue pertandingan.

Beberapa tim lain juga memperoleh catatan dari I.League mengenai kondisi stadionnya. Meliputi PSIM Yogyakarta, Persijap Jepara, dan Borneo FC Samarinda.

"Jadi ada empat tim yang mendapat catatan dari I.League, tapi Persik Kediri yang paling banyak catatannya, yaitu lampu, lapangan, sama single seat. Kalau tiga tim lainnya hanya terkait lampu saja," jelasnya.

Terakhir, Widodo menyebut bahwa progres perbaikan di Stadion Brawijaya harus dilaporkan secara berkala oleh panpel ke I.League.

Minimal sekali dalam seminggu. Jika memungkinkan, laporan itu bisa disampaikan setiap hari. "Laporan ya pasti, harus," tandasnya.

Baca Juga: Andhika Ramadhani Bidik Kiper Utama Persik Kediri, Modal Tujuh Kali Cleansheet

Diberitakan sebelumnya, Persik Kediri berencana untuk memasang dua ribu single seat di Stadion Brawijaya pada minggu ini.

Sasarannya yakni di tribun very important person (VIP) dan utama. Baik yang ada di sisi utara maupun selatan.

Meski belum menyeluruh di tribun stadion, upaya ini bisa menghindarkan Persik Kediri dari pengurangan poin.

Sementara itu, Pemkot Kediri juga akan melakukan perbaikan pada lampu, pagar, serta lapangan. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
persik pasang single seat single seat stadion brawijaya persik kediri homebase persik kediri stadion brawijaya