JP Radar Kediri – Kebersamaan Faris Aditama bersama Persik Kediri resmi berakhir. Musim 2025/2026 merupakan momen terakhirnya berseragam ungu.
Setidaknya, dia telah berseragam Macan Putih lebih dari sepuluh musim. Tentu banyak momen tercipta antara Faris dengan Macan Putih.
“Faris Aditama menghadirkan banyak memori untuk Persik Kediri,” kata Manajer Tim Persik Kediri Rachmad Tri Kuncara.
Merujuk data Transfermarkt, totak kebersamaannya bersama Persik Kediri adalah sebanyak 13 musim. Yaitu dimulai dari musim 2010/2011 hingga 2015/2016.
Setelahnya, Faris sempat berpindah ke tim lain. Antara lain ke Persepam, Martapura, serta Madura FC.
Baca Juga: Persik Kediri Cuci Gudang, Lebih dari 20 Pemain Dilepas Menjelang Musim Baru
Setelah berkelana, pemain asli Kediri ini kembali ke Persik Kediri pada musim 2019/2020. Kebersamaannya bersama Macan Putih kemudian berlanjut hingga musim kemarin, 2025/2026.
“Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan besar bisa bekerjasama dengan Faris Aditama,” ujar Kuncara, sapaan akrab sang manajer baru.
Selama mengenakan jersey Macan Putih, Faris telah memberi kontribusi penting untuk tim.
Catatan menariknya, saat musim 2019/2020 hingga 2024/2025, dia rutin menyumbang gol untuk Persik Kediri.
Dia hanya absen mencetak gol di musim 2020/2021 yang mana pada saat itu kompetisi memang dihentikan lantaran pandemi covid-19.
Total, dia telah mencatatkan lima gol dan tiga assist selama musim 2019/2020 hingga 2023/2024. Selanjutnya, dia juga menyumbang satu assist di musim 2024/2025.
Sayang seribu sayang, Faris Aditama tak mendapat banyak kesempatan bermain di musim lalu.
Dari 34 laga Persik, dia hanya turun sekali. Tepatnya di laga terakhir Macan Putih, saat melawan Persebaya Surabaya.
Itu pun dia hanya bermain sebagai pemain pengganti selama enam menit. Tak ayal, kontribusinya di musim lalu tak kentara. Toh, Faris tetap legawa.
“Jelas persaingan sangat dan dan sulit untuk bermain, tetapi saya tetap semangat hingga kompetisi berakhir, siapapun yang bermain pasti untuk sebuah tim,” ujar Faris Aditama dalam wawancara sebelum dirinya resmi berpisah dengan Persik Kediri.
Baca Juga: Air Mata Messi dan Kata-Kata Berkelas Ferran Torres Warnai Usai Laga Final Piala Dunia 2026
Sementara, Kuncara mengucap terimakasih yang mendalam kepada pemain bernomor punggung 13 tersebut.
Menurutnya, sosok Faris Aditama telah menginspirasi banyak pemain muda di Kediri untuk menjadi pemain profesional. Pun selalu jadi teladan di tim Macan Putih selama ini. Baik itu di dalam maupun luar lapangan.
“Banyak pemain muda yang bergabung di Persik Kediri menjadikan sosok Faris Aditama sebagai seorang mentor dalam segi teknis dan sikap,” aku Kuncara.
Belasan musim di Persik Kediri, Faris kini menjadi legenda baru. Dia telah melewati rekor Harianto yang mencatatkan kebersamaan selama sebelas musim.
Faris pun akan menjadi sejarah penting dalam perjalanan Persik Kediri.
“Faris Aditama adalah salah satu simbol loyalitas, komitmen, serta semangat dari seorang pemain. Nama Faris sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah emas Persik Kediri. Faris akan selalu memiliki tempat khusus di hati para suporter dan klub,” tandas Kuncara.
Terpisah, Alafareza, 25, penggemar Persik Kediri mengaku kagum dengan loyalitas Faris terhadap Macan Putih.
Menurutnya, Faris merupakan sosok pemain yang sangat setia. Kedepan, dia ingin pemain kelahiran 1988 tersebut terus menemui kesuksesan dalam karirnya.
“Semoga sukses selalu untuk Faris Aditama,” harapnya. (em/fud)
Editor : Andhika Attar Anindita