JP Radar Kediri – Yoga Adiatama tak bisa bersantai di momen libur kompetisi Super League. Hari-harinya saat ini harus disibukkan dengan program pemulihan cederanya. Sebab, itulah satu-satunya cara agar bisa kembali merumput.
Kabar baiknya, pemain yang akrab disapa Yoga itu melalui serangkaian proses pemulihan dengan baik. Bisa dibilang on the track. Bahkan, pemain berusia 26 tahun itu kini sudah bisa menjalani latihan di lapangan. Walaupun masih sebatas jogging atau lompat. Kendati demikian, dia tak ingin buru-buru merumput saat kompetisi dimulai nanti.
“Alhamdulillah progresnya setiap hari makin lebih baik. Kemungkinan nanti belum turun diawal-awal kompetisi, paling pertengahan,” ujar Yoga saat dihubungi melalui Whatsapp.
Diketahui sebelumnya, cedera yang dialami Yoga memang tergolong parah. Bahkan sangat serius. Yaitu cedera anterior cruciate ligament (ACL). Dia pun harus naik meja operasi. Lalu, setelahnya, masih ada serangkaian proses pemulihan yang wajib dilakoni. Kurang lebih, waktu yang dibutuhkan antara enam sampai delapan bulan. Situasi ini pasti berat bagi pemain, siapapun itu. Namun, Yoga memilih untuk bersabar menjalani seluruh tahapan pemulihan.
“Dari hasil sabar, nunggu hari demi hari, (akhirnya) udah bisa ke lapangan lagi, alhamdulillah. Tinggal siapin kondisi aja buat gabung sama tim,” ucapnya bersyukur.
Meski begitu, dirinya sadar diri. Dia tak ingin memaksakan untuk bisa bermain di awal kompetisi. Pasalnya, dia ingin kembali bermain di saat kondisi fisiknya benar-benar kembali. Dengan begitu, dia bisa memberi performa terbaiknya.
“Saya gamau terburu-buru. Saya ingin mempersiapkan stamina, strength, dan mental. Harapan saya bisa debut kembali setelah cedera panjang ini,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Yoga mendapatkan cedera ACL pada saat Persik Kediri bertanding melawan Bali United FC di Stadion Brawijaya pada 30 Januari lalu. Melihat tayangan ulang, Yoga tampak terjatuh usai berbenturan dengan Rizky Dwi Febrianto, pemain Bali United FC. Insiden itu terjadi pada menit ke-14 pertandingan. Diduga, Yoga salah menumpu saat terjatuh ke lapangan.
Selanjutnya, absennya Yoga pun membuat bek kiri Persik Kediri mengalami krisis besar. Situasi yang membuat tim pelatih harus memutar otak untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Yoga Adiatama. (em/tar)
Editor : Mahfud