JP Radar Kediri - Teka-teki nakhoda tim yang terbentuk pada 9 Mei 1950 ini terjawab sudah. Marcos Reina Torres akhirnya dapat bernapas lega.
Manajemen Persik Kediri telah memutuskan pria asal Negeri Matador itu untuk memimpin tim di kompetisi Super League musim depan.
Pelatih asal Spanyol itu dinilai menunjukkan progres yang relatif bagus sejak pertama kali datang ke Kota Tahu.
Meskipun secara statistik dan klasemen akhir tidak bisa dikatakan memuaskan. Hanya saja agaknya manajemen kepincut dengan servis dan visi yang dibawa mantan jurnalis olahraga tersebut.
Manajer Tim Persik Kediri Rachmad Tri Kuncara mengatakan, Marcos juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik ke seluruh pemain. Pun dengan staf kepelatihan maupun ofisial.
Hal itu pun membuat hubungan dalam tim bisa terjalin kuat. Tak kalah penting, pelatih berusia 41 tahun itu telah menunjukkan jiwa kepemimpinan yang visioner.
Baca Juga: Persik Kediri Jaring Pemain Elit Pro-Acadamy, Tidak Seluruh Kelompok Usia Dibuka untuk Umum
"Kami yakin hal tersebut akan semakin berkembang lebih signifikan di musim depan," kata manajer yang akrab disapa Kuncara itu.
Selama menakhodai Persik Kediri, performa Marcos masih angin-anginan. Dalam 18 laga, Macan Putih lebih sering kalah dibanding menang.
Hanya enam kali menang dan tiga kali imbang. Sisanya Bayu Otto dan kawan-kawan harus bertekuk lutut di hadapan lawannya.
Di samping itu, masih ada catatan merah soal kebobolan. Total sebanyak 34 kali gawang Persik Kediri berhasil dijebol oleh musuhnya.
Sedangkan gol yang berhasil dicetak hanya sebanyak 23 buah saja. Selisih yang bisa dibilang lumayan lebar. Yaitu sebelas gol.
Kendati demikian, pergantian pelatih di tengah-tengah kompetisi juga bukan hal yang mudah. Apalagi, Marcos sebelumnya belum memiliki jejak karir di sepak bola Tanah Air.
Saat masuk di putaran kedua kompetisi, beberapa pemain Macan Putih mulai tumbang. Situasi yang membuatnya harus bekerja lebih keras untuk memberikan penampilan yang maksimal.
Terlepas dari performa Marcos, manajemen tampaknya memiliki keyakinan tersendiri. Direktur Olahraga Persik Kediri Razzi Taruna menyebut, langkah untuk mempertahankan Marcos merupakan komitmen manajemen dalam membentuk tim yang lebih kompetitif.
Dia menekankan bahwa profesionalitas dan semangat Marcos tak perlu dipertanyakan lagi.
Baca Juga: Posisi Sport Director Persik Terisi, Razzi Taruna Punya Peran Besar dalam Perekrutan Pemain
"Kami berharap hal tersebut menjadi pijakan kuat untuk meraih prestasi yang lebih baik di musim depan," harap Razzi-sapaan akrabnya.
Sementara, Marcos menyebut bahwa dirinya akan berusaha keras untuk membangun tim yang lebih kompetitif.
Dia mengaku ingin memberi hasil yang terbaik untuk Persik Kediri. "Setiap musim brau pasti berbeda dan lebih kompetitif karena itu kami akan mempersiapkan skuad untuk musim depan dengan cermat," tandas Marcos. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita