KEDIRI, JP Radar Kediri - Krisna Bayu Otto punya ekspektasi besar dalam kompetisi Super League 2025/2026.
Melalui skuad yang ada, prestasi yang ditorehkan menurutnya harus bisa lebih baik. Alias bukan di peringkat 12.
"Musim kemarin saya rasa itu musim yang harusnya kami tidak berada di posisi sekarang," kata pria yang akrab disapa Bayu itu.
Sejatinya, Persik Kediri memang berupaya untuk memperbaiki prestasinya dari musim sebelumnya.
Itu terlihat dari perombakan skuad yang lumayan besar di musim 2025/2026. Separo pemain dari musim 2023/2024 diganti.
Baca Juga: Hujan Kartu Merah di Laga Perdana Piala Dunia Grup A, Meksiko Menang 2-0
Saat performa Macan Putih tak kunjung memuaskan, perombakan skuad di tengahpkompetisi kembali dilakukan.
"Kami mempunyai komposisi yang bagus di setiap lini," ujarnya.
Meski merasa tak puas, Bayu menyadari bahwa kompetisi telah berakhir. Kini, bukan saatnya untuk menoleh ke belakang. Apalagi kompetisi musim depan sudah menanti.
Apa yang terjadi di musim kemarin, akan menjadi pelajaran penting. Pun tetap harus disyukuri.
"Ya ini sepak bola, semua bisa terjadi. Tapi yang pasti kita harus sukuri dan belajar. Evaluasi untuk musim-musim berikutnya supaya lebih baik lagi," ucap bapak satu anak itu.
Selama musim 2025/2026, Bayu menjadi salah satu pemain lokal yang diandalkan Macan Putih. Namanya selalu masuk dalam daftar susunan pemain (DSP). Hanya saja, dia tercatat turun untuk 28 laga Persik Kediri.
Hingga pekan ke-34, dia telah mencatatkan menit bermain sebanyak 1.373 menit. Sebagai starter, dia turun sebanyak 13 kali. Sedangkan sebagai pemain pengganti sebanyak 15 kali. Sisanya, dia hanya duduk di bangku cadangan.
Catatan penting lainnya, Bayu juga pernah dipercaya untuk mengenakan ban kapten. Itu terjadi saat Persik Kediri melawan Persijap Jepara. Kala tim bermain di kandang sendiri.
Baca Juga: Rumor Razzi Taruna Gabung Persik Mencuat, Berpeluang Menjadi Sport Director atau Manajer Tim
Di sisi lain, dia juga telah menyumbang dua assist untuk Persik Kediri. Assist tersebut diberikan saat laga kontra Arema FC.
Baginya, semua pertandingan memiliki ceritanya sendiri-sendiri. Yang mana, semuanya berkesan baginya.
Selama masih mengenakan jersey Macan Putih, semua pertandingan akan sulit untuk dilupakan.
"Semua laga yang saya mainkan dan memakai jersey Persik bagi saya itu sangat berkesan," tandasnya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita