KEDIRI, JP Radar Kediri-Dua minggu pasca berakhirnya kompetisi, nasib Marcos Reina Torres di Persik Kediri masih jadi tanda tanya.
Pasalnya, hingga minggu kedua Juni ini masih belum ada kontrak baru.
Namun, manajemen juga belum kunjung mengucapkan salam perpisahan.
Kepada, pelatih sepak bola asal Spanyol itu mengaku belum bisa banyak bercerita tentang rencananya di musim depan. Termasuk, apakah dia akan tetap di Kediri atau pindah ke tim lain.
"You know that I can't tell you yet Jawa Pos Radar Kediri what I will do (Saya belum bisa menceritakan apa yang akan saya lakukan)," kata pelatih asal Spanyol itu via rekaman suara WhatsApp.
Baca Juga: Lima Cabor di Kota Kediri ‘Mati Suri’, Vakum karena Pengurus Baru Belum Terbentuk Lagi
Marcos memilih menutup mulutnya rapat-rapat. Terutama terkait statusnya di Persik Kediri musim depan.
Hanya saja, sinyal-sinyal bertahan sempat diutarakannya di unggahan Instagram beberapa waktu lalu.
"The future is bright in Kediri. Time for vacations now (Hal indah akan terjadi di Kediri. Sekarang waktunya berlibur)," tulisnya pada unggahan yang dibuat pada 25 Mei lalu itu.
Kalimat optimistis Marcos ini rupanya ditanggapi oleh Bos Persik Kediri Arthur Daniel Irawan.
Orang nomor satu di Macan Putih itu juga menyiratkan bahwa pelatih berusia 41 tahun tersebut akan bertahan.
"Excited for what's to come coach (Tidak sabar dengan apa yang terjadi nanti coach)," katanya di kolom komentar dengan membubuhi emoticon love berwarna ungu serta tagar Djajati.
Sejatinya, performa Marcos Reina Torres bersama Macan Putih masih jauh dari kata sempurna.
Itu terbukti dari hasil pertandingan yang lebih banyak kalah dibanding menang.
Namun, ada banyak faktor yang membuat performa Persik Kediri belum memuaskan.
Baca Juga: Demam Bola! Polres Kediri Gelar Nobar Laga Timnas Indonesia vs Mozambik
Salah satunya karena tumbangnya beberapa pemain. Serta absennya pemain karena hukuman kartu.
"Paling penting evaluasi untuk musim depan, musim depan kami harus lebih baik lagi," tegas Arthur dalam wawancara pascalaga kontra Persebaya Surabaya beberapa waktu lalu. (em/ut)
Editor : Andhika Attar Anindita