KEDIRI, JP Radar Kediri– Jose Enrique merupakan sosok anyar di kompetisi Tanah Air. Namun, fakta itu tak membuatnya demam panggung.
Malahan, dia sukses menjadi pemain andalan Persik Kediri. Selama berseragam Macan Putih, ada banyak momen berkesan yang dimilikinya.
Namun, ada beberapa momen yang sulit dilupakan. Salah satunya dalam laga kandang menjamu Persija Jakarta pada 16 Mei lalu.
“Meski kalah, melihat Brawijaya dipenuhi dengan orang-orang yang mendukung kami itu sangat luar biasa, laga kontra Persija adalah salah satu momen yang saya sukai,” kenang Jose.
Menariknya, laga itu bukan satu-satunya yang paling berkesan. Baginya, laga perdana Persik Kediri tak akan pernah dilupakannya. Yakni laga kontra Bali United FC yang berlangsung 10 Agustus 2025.
Baca Juga: Jose Menjelma Jadi Pemain Kunci Persik, Sepanjang Musim hanya Tercatat Absen Sekali
Saat itu, Jose sejatinya belum turun sebagai starter. Melainkan sebagai pemain pengganti.
Di sisi lain, itu juga bukan momen saat dirinya mencetak gol maupun assist pertama. Laga itu sangat berarti karena menjadi momen pertamanya merumput usai mengalami cedera parah selama delapan bulan.
“Yang pertama (laga perdana, Red), itu laga pertama setelah cedera, juga laga pertama di klub baru (Persik Kediri),” aku pemain asal Spanyol itu.
Meski belum bisa memberi kontribusi langsung di laga itu, Jose terus menampilkan performa terbaik.
Hingga akhirnya, dia mulai mendapatkan kepercayaan untuk turun sebagai starter. Sampai-sampai, namanya selalu masuk starting IX sejak laga kontra PSBS Biak (29/8) hingga kontra Persija Jakarta (16/5). Bahkan, sepanjang musim, dirinya hanya absen di satu laga Persik Kediri.
Rupanya, ada banyak hal baik yang dirasakan Jose selama di tim berjuluk Macan Putih ini. Itu pula yang membuatnya bisa tampil apik. Dia mengaku, orang-orang yang ditemuinya selalu bersikap ramah kepadanya.
“Orang-orang di sini memperlakukan kami dengan baik,” kata pria berusia 31 tahun itu.
Fakta menariknya, Jose menjadi salah satu pemain yang tinggal di Kediri selama membela Macan Putih. Selama di Kediri, dia mengaku telah berkeliling mengunjungi beberapa tempat makan. Biasanya itu dilakukannya bersama Imanol Garcia, juga pemain asing Persik Kediri.
“Kami menyukai orang-orang di sini (Kediri),” tandasnya.
Seperti diberitakan, Jose sukses menjadi top scorer Macan Putih dengan koleksi 13 gol. Yang mana, catatan ini jauh lebih baik dibanding striker Persik Kediri di musim lalu, Ramiro Fergonzi.
Menariknya lagi, semua golnya bukan berasal dari tendangan penalti. Adapun peluang emas itu didapat, Jose gagal mengeksekusinya. Yaitu saat Persik Kediri menjamu Persijap Jepara beberapa waktu lalu.
Sayangnya, nasib Jose Enrique di Persik Kediri masih abu-abu. Saat ditanyai mengenai musim depan, dia menjawab tidak tahu. “Kita lihat nanti,” katanya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita