Persik Kediri Kantongi Lisensi ACL 2, Arthur Irawan Tak Mau Puas Diri: Banyak Pekerjaan Rumah Menunggu

Emilia Susanti • Dipublikasikan Jumat, 29 Mei 2026 | 00:02 WIB
Bos Persik Kediri Arthur Irawan.
Bos Persik Kediri Arthur Irawan.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Persik Kediri telah mengantongi lisensi AFC Champions League Two (ACL 2). Ini menjadi kabar gembira. COO Persik Kediri Arthur Daniel Irawan pun mengaku bersyukur. Baginya, lisensi ini penting untuk kemajuan klub.

“Di sepak bola, kami itu sebuah klub, sebuah perusahaan, bukan saja tim utama. Jadi semua aspek klub itu sangat penting, bukan saja hasil, tetapi kemajuan klub Persik sendiri,” katanya.

Meski begitu, dia menyadari masih ada beberapa hal yang menjadi pekerjaan rumah (PR). Salah satunya mengenai kondisi stadion yang belum memenuhi standar I.League. Tidak lain adalah Stadion Brawijaya.

“Walaupun dapat lisensi kami masih banyak PR. Kami harus perbaiki stadion dengan standar Ileague,” akunya.

Baca Juga: Gelandang Persik Kediri Jon Toral Beri Sinyal Bertahan, Tak Sabar Tampil di Musim Depan

Ya, Persik Kediri masih punya catatan merah atas kondisi kandangnya. Bahkan sejak dua musim kemarin. Tak ayal, beberapa laga harus diungsikan di stadion alternatif. Seperti halnya ketika menjamu Madura United Persebaya Surabaya, serta PSIM Yogyakarta.

Pada musim 2024/2025, persoalan yang mencolok terjadi pada penerangan stadion. Yang mana, terjadi insiden lampu mati yang terjadi dalam dua laga kandang Persik Kediri. Yaitu saat menjamu Dewa United FC dan Persis Solo.

Setelahnya, di musim 2025/2026, persoalan penerangan mulai mereda. Sebab, ada penggantian lampu dari halogen menjadi LED. Insiden lampu mati pun tidak terjadi lagi. Hanya saja, masalah mengintai pada persoalan izin dari pihak kepolisan.

Baca Juga: Kisah Tri Cahyono, Staf Medis yang Menemani Persik sejak 2001 Yang Merasa Bahagia di Stadion, Selalu Siap Jika Dibutuhkan

Dalam beberapa laga yang dinilai punya kerawanan tinggi, laga harus diungsikan. Itu karena hasil re-risk assesment yang belum memenuhi standar. Sehingga, pihak kepolisian sangat berhati-hati untuk memberi restu penyelenggaraan laga kandang di Stadion Brawijaya.

Terlepas dari itu, Arthur mengucapkan terimakasih pada dua pemimpin daerah di Kediri. Yaitu pada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Baginya, dukungan yang diberikan sangat berarti bagi Persik Kediri.

“Semoga dari Bu Wali dan Mas Bup dan Persik bisa saling support dan saling memajukan sepak bola Kediri bersama. Dan saya yakin bisa,” katanya.

Kedepan, dia berharap agar pembangunan Gelora Daha Jayati segera rampung.

“Semoga Gelora Daha Jayati juga selesai secepat mungkin, karena ini salah satu advantage untuk Persik,” inginnya. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
Persik Kediri kantongi lisensi ACL 2 Persik Kediri dapat lisensi ACL 2 arthur irawan persik kediri stadion brawijaya