KEDIRI, JP Radar Kediri- Kompetisi BRI Super League telah berakhir. Menatap musim baru, Persik Kediri bakal menyiapkan skuad anyar.
Namun begitu belum ada bocoran mengarah ke sana. Di lain sisi, COO Persik Kediri Arthur Irawan mengaku tak ingin terlibat terlalu jauh dalam penyusunan tim.
Arthur mengatakan, pembentukan skuad baru untuk musim depan akan dipersiapkan setelah kompetisi berakhir.
“Musim depan sejujurnya saya nggak bakal terlalu ikut campur untuk pemilihan pemain maupun di tim teknis ya, pelatih,” ungkapnya.
Baca Juga: Persik Kediri Tercecer di Papan Tengah, Imbas Kekalahan Besar dari Skuad Persebaya
Dia mengaku, tugas tersebut sudah diberikan kepada orang kepercayaannya. Sementara Arthur akan fokus pada aspek lainnya. Tidak lain pada aspek bisnis.
“Saya bakal lebih fokus ke sisi komersial dan bisnisnya Persik yang juga harus lebih baik lagi. Klub itu untuk menuju klub besar semua lini harus lebih baik lagi,” jelentreh pria asal Surabaya itu.
Sementara itu, beberapa pemain Macan Putih mulai undur diri. Seperti Leonardo Navacchio dan Telmo Castanheira.
Hanya saja, manajemen Persik Kediri masih senyap. Pasca laga kontra Persebaya Surabaya, belum ada pernyataan resmi mengenai nasib skuad 2025/2026.
Baca Juga: Persik Ngotot Berkandang di Kediri, Percaya Diri Tetap di Stadion Brawijaya
Menariknya, rumor pemain maupun pelatih mulai menjadi perbincangan panas di media sosial.
Beberapa pemain pun tengah dirumorkan akan merapat ke Persik Kediri.
Mulai dari Dalberto Luan, Sergio Castel, hingga yang terbaru Andhika Ramadhani.
Berbicara rumor, Arthur sempat memberi tanggapannya. Itu disampaikan sebelum kompetisi berakhir.
Tepatnya pada laga kandang terakhir Persik Kediri kontra Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
“Jangan terlalu dipercaya rumor di media sosial,” katanya.
Untuk diketahui, beberapa klub Super League lainnya sudah mulai bergerak dalam membentuk tim. Misalnya saja sang juara Persib Bandung.
Pada Senin kemarin, tim berjuluk Maung Bandung itu telah mengenalkan sang nakhoda baru, Igor Tolic.
Lalu, Persija Jakarta sudah resmi mengakhiri kontraknya bersama sang pelatih kepala Mauricio Souza.
Sementara, PSIM Jogja memutuskan untuk memperpanjang kerjasamanya dengan Jean Paul Van Gastel sebagai pelatih kepala.
“Kami jauh dari sempurna, banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus kami lakukan, tetapi yang saya lihat, potensi klub ini dan Kediri sendiri sebagai kota dan kabupaten itu luar biasa,” tandas Arthur. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita