Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Persik Kediri Tercecer di Papan Tengah, Imbas Kekalahan Besar dari Skuad Persebaya

Emilia Susanti • Selasa, 26 Mei 2026 | 03:28 WIB
Pemain Persik Kediri Jon Toral dan Adrian Luna.
Pemain Persik Kediri Jon Toral dan Adrian Luna.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Perjalanan Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026 berakhir pahit. Kalah telak lima gol tanpa balas di laga derby kontra Persebaya Surabaya.

Begitu juga saat menjamu Persija Jakarta. Keok dengan skor akhir 1-3. Hasil inilah yang membuat skuad Macan Putih tak bisa beranjak dari peringkat 12.

COO Persik Kediri Arthur Daniel Irawan mengaku sangat kecewa dengan hasil pertandingan di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Sabtu (23/5).

Baginya, Persik Kediri harus tetap menang meski tambahan tiga poin tidak akan mengubah apa-apa di papan klasemen. Alias tetap menempati peringkat 12 di klasemen akhir.

Baca Juga: Pamit, Leo Navacchio Tinggalkan Persik Kediri, Husna Al Malik Kehilangan Sosok Panutan

"Dengan hasil ini kami sangat kecewa, bukan yang kami mau," katanya saat dijumpai usai pertandingan Persik Kediri versus Persebaya Surabaya.

Dia menegaskan, Persik Kediri selalu berusaha meraih kemenangan di setiap laga. Itu berkaitan erat dengan harga diri tim.

Tak hanya itu, Arthur juga menyebut Persik Kediri sebagai representasi masyarakat Kediri.

Karenanya, dia menegaskan bahwa skuad Macan Putih akan selalu mencari kemenangan. Siapapun lawannya.

"Setiap kali Kediri main itu kami pasti mencoba menang, karena kenapa? Itu mengenai harga diri. Kami itu represenoumtatif dari masyarakat Kediri dan Persikmania," ujar orang nomor satu di Persik Kediri itu.

Kendati demikian, dia ingin melupakan hasil yang sudah tak bisa diubah lagi. Arthur berjanji akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Karenanya dia belum banyak bicara tentang rencana kedepannya. Termasuk mengenai nasib sang pelatih kepala, Marcos Reina Torres. Sepertinya, inkonsistensi yang dialami Persik Kediri ini menjadi tamparan keras.

"Musim depan kami harus lebih bagus lagi dan pastinya persiapan dari sisi manajemen maupun tim pelatih dan teknis wajib lebih bagus lagi karena saya capek main di papan tengah atau bawah terus," tegasnya.

Menengok perjalanan Macan Putih selama satu musim, hasil pertandingannya memang jauh dari kata sempurna.

Dari 34 laga yang dilalui, Bayu Otto dkk lebih sering mendera kekalahan, yaitu sebanyak 17 kali.

Baca Juga: Gelandang Persik Kediri Jon Toral Gembira The Gunners Juara, Habiskan Masa-Masa Jadi Pemain Muda di Akademi Arsenal

Lalu, berapa kali Persik Kediri menang? Hanya sebelas kali. Kemudian, enam laga yang tersisa berakhir dengan hasil seri.

Sehingga, koleksi poinnya hanya 39 poin. “Yang paling penting evaluasi untuk musim de pan," tandas Arthur. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#persik kediri klasemen akhir #arthur irawan persik #arthur irawan tanggapi klasemen persik #persik kediri 2025/2026 #Persik vs Persebaya