KEDIRI, JP Radar Kediri- Duel klasik dua macan di BRI Super League kembali tersaji. Ya, Macan Putih dan Macan Kemayoran. Keduanya akan bertarung nanti sore di Stadion Brawijaya.
Bayu Otto dkk punya ambisi besar dalam laga ini. Mengingat pertandingan ini merupakan laga kandang terakhir.
“Kami ingin memberi kemenangan untuk penggemar,” kata Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres.
Baginya, laga ini menjadi spesial untuk Macan Putih. Terasa lebih spesial lagi lantaran sang lawan tersebut datang dari tim papan atas. Tim yang notabene sudah bergelar juara tiga Super League musim 2025/2026.
“Pertandingan yang menantang, juga pertandingan terakhir di Brawijaya. Jadi bagi kami, bisa memberi kemenangan di laga home terakhir itu sangat spesial,” tekan pelatih asal Spanyol itu.
Sayangnya, tambahan tiga poin itu tak akan berdampak apa-apa terhadap papan klasemen. Hanya menyamai atau memperkecil jarak poin antara Persik Kediri dengan PSIM Yogyakarta dan Arema FC.
Menang atau kalah, Macan Putih akan tetap menduduki peringkat ke-12. Yakni posisi yang terus dipertahankan sejak pertandingan pekan ke-21.
Sejatinya, situasi ini juga akan dialami Persija Jakarta. Menang atau kalah, Macan Kemayoran tetap menduduki peringkat tiga.
Sebab, pasukan dari Ibukota itu tak akan bisa mengejar poin dari Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung.
Sementara, Dewa United Banten FC yang berada diperingkat empat juga tak akan bisa mengejar poin Rizky Ridho dkk.
“Hasil ini memang tidak berpengaruh ke papan klasemen, tetapi kami tetap mencoba sebaik mungkin untuk memenangkan laga ini,” ujar Marcos.
Tim pelatih telah berusaha menyiapkan skuad terbaik meski beberapa pemain vital tidak bisa tampil. Seperti halnya Ezra Walian, Francisco Carneiro, hingga Adrian Luna.
Melalui pemain yang tersedia saat ini, dia telah menyusun strategi untuk pertarungan menghadapi Macan Kemayoran.
Baca Juga: Langgar Regulasi, Panpel Persik Kediri Siap Bayar Denda? Klaim Hubungan Kedua Suporter Terjalin Baik
Marcos mengaku telah menganalisa kekuatan dan kelemahan Persija. Pelatih berkepala empat itu menegaskan serius dalam persiapan menghadapi laga ini.
“Persija tim yang sangat bagus, saya suka cara mereka bermain, bagaimana membangun serangan, dan punya pemain berkualitas. Kami tidak tahu apakah nantinya ada di rotasi di mereka. Jadi, laga ini tetap tidak mudah,” tandasnya.
Seperti diberitakan, Persik Kediri telah memastikan diri bertahan di kompetisi kasta paling tinggi di Tanah Air ini.
Ya, BRI Super League. Yang mana, kemenangan atas Semen Padang FC yang menjadi penegas keberadaan Macan Putih di Super League.
Meski begitu, perjalanan Persik Kediri belum benar-benar selesai. Usai menantang Persija Jakarta, Bayu Otto dkk masih memiliki satu agenda pertandingan lagi.
Yaitu menghadapi Persebaya Surabaya pada Sabtu (23/5) nanti di Gelora Bung Tomo, Surabaya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita