KEDIRI, JP Radar Kediri- Regulasi larangan suporter tamu masih berlaku di BRI Super League musim ini. Nyatanya, masih banyak klub yang melanggarnya. Tak terkecuali dalam laga kandang Persik Kediri. Tepatnya kala menjamu Persis Solo dan Persib Bandung. Yang mana, pada dua laga tersebut, suporter tim tamu tampak hadir untuk memberi dukungan.
Nah, menjamu Persija Jakarta, panitia pelaksana (panpel) juga memberi ruang untuk The Jakmania. Ada 1,5 ribu tiket yang disediakan untuk suporter tamu tersebut. Lantas, bagaimana dengan regulasi larangan suporter tamu?
“Kami kan hanya sebagai jembatan aja. Karena antara suporter Kediri dan suporter Jakarta itu kan rukun dari awal-awal, sudah puluhan tahun yang lalu lah, karena sejak tahun 2003 itu kan antara Kediri dan Jakarta kan sudah ikut kompetisi kan,” dalih Ketua Panpel Persik Kediri Tri Widodo.
Dia mengatakan, terkait dengan kehadiran suporter tamu pihaknya tidak berkomunikasi dengan I.League. Namun dia meyakinkan bahwa hubungan kedua suporter selama ini berjalan dengan baik. Karenanya, pihaknya membuka diri untuk kehadiran The Jakmania. Lantas, apakah Persik Kediri siap membayar denda?
Baca Juga: The Jakmania Bakal Ramaikan Tribun Stadion Brawijaya, Dilarang Jual Tiket ke Suporter Tamu
“Ya nggak tahu ya (apakah kena denda, Red). Yang penting kami ikut ajalah,” katanya yang kemudian diikuti tawa oleh Widodo. Tawa yang menjadi ciri khasnya.
Sejatinya, pelanggaran terhadap regulasi larangan kehadiran suporter tamu sudah menjadi rahasia umum bagi penggemar setia Super League. Bukan hanya Persik Kediri. Tim-tim lainnya pun melakukan hal demikian.
Seperti halnya dalam laga Persebaya Surabaya menjamu PSIM Yogyakarta pada putaran pertama kompetisi. Lalu juga pada laga Madura United FC kontra Persis Solo, laga Persija Jakarta versus Persita Tangerang, Persijap Jepara kontra Persis Solo, dan masih banyak lagi.
Seperti diberitakan, Panpel Persik Kediri menyediakan ribuan tiket untuk The Jakmania. Yaitu sebanyak 1,5 ribu tiket. Penjualan tersebut dilakukan langsung oleh pengurus pusat The Jakmania.
Yang mana, tiket tersebut nantinya adalah berupa gelang dengan harga per tiketnya Rp 100 ribu. Sistem pemberlakukan tiket ini berbeda untuk Persikmania. Yang mana, panpel akan menerapkan sistem barcode tiket pertandingan tersebut. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita