Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

KONI Kota Kediri Terapkan Sistem Promosi dan Degradasi, Tes Parameter Jadi Acuan Penting

Emilia Susanti • Kamis, 30 April 2026 | 20:37 WIB
Atlet Kota Kediri jalani tes parameter. (FOTO: Emilia/JPRK)
Atlet Kota Kediri jalani tes parameter. (FOTO: Emilia/JPRK)

KEDIRI, JP Radar Kediri– Ratusan atlet Kota Kediri tercatat mengikuti program pemusatan latihan kota (puslatkot). Totalnya ada 154 anak.

Nah, minggu lalu, semua atlet telah menyelesaikan tes parameter dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri.

Yang mana, hasil tes tersebut akan menjadi acuan KONI apakah atlet tersebut layak atau tidak untuk mengikuti puslatkot.

“Misalkan atlet A, kondisi fisiknya jelek (tidak memenuhi standar dari KONI, Red), otomatis dengan kondisi fisik tersebut akan pengaruh ke prestasi. Apalagi olahraga-olahraga yang memerlukan power,” kata Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko.

Baca Juga: Semua Pertandingan Adalah Final, Persik Kediri Butuh Tiga Kali Kemenangan Demi Amankan Posisi

Dia menyebut, pihaknya akan menerapkan sistem promosi dan degradasi. Bukan hanya ditujukan untuk perorangan atlet. Melainkan juga untuk cabor.

Sehingga, bila kondisi fisik atlet tampak tak memenuhi kriteria dari KONI. Maka atlet tersebut bisa dikeluarkan dari program puslatkot.

Nah, bila penurunan kondisi fisik terjadi secara merata, cabor akan terancam untuk tidak diberangkatkan pekan olahraga provinsi (poprov). Istilahnya degradasi.

Sebaliknya, cabor lain atau atlet punya peluang untuk promosi. Alias masuk dalam program puslatkot.

Namun tetap ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Misalnya harus menyertakan catatan prestasi di ajang kompetisi resmi.

Lalu, hasil tes parameter juga menunjukkan performa fisik yang bagus.

“Kami ada monev (monitoring dan evaluasi). Latihan cabor A ini bagaimana kok hasil tes parameternya jelek, itu kami bahas. Apakah pelatihnya yang kurang, atau hanya ada satu dua atlet. Di situ nanti bisa jelas,” jelentreh Koko-sapaaan akrabnya.

Oleh karenaya, Koko menekankan untuk para cabor serius untuk menjalani program puslatkot.

Apalagi, masih ada atlet-atlet potensial yang juga siap untuk mengikuti program tersebut. “Jadi nggak bisa santai-santai,” tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya kini belum menerima hasil tes parameter yang berlangsung pada 21 – 23 April kemarin.

Baca Juga: Persik Kediri vs Borneo FC Samarinda, Kolaborasi Mariano Peralta dan Koldo Obieta Jebol Pertahanan Macan Putih

Menurutnya, data hasil tes masih ada di bidang pembinaan dan prestasi (binpres). “KONI belum menerima, mungkin masih direkap,” tandas Koko.

Seperti diketahui, KONI Kota Kediri telah merampungkan tes parameter tahap pertamanya.

Tes tersebut diikuti oleh 154 atlet puslatkot dan 90 atlet potensial. Nah, tes ini sendiri ditujukan untuk melihat kondisi fisik para atlet. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#tes parameter atlet #tes parameter koni kediri #persiapan porprov #atlet kota kediri #koni kota kediri