KEDIRI, JP Radar Kediri- Pertandingan babak kedua Persik Kediri kontra Borneo FC Samarinda berjalan sengit.
Di babak ini, tim tuan rumah, Persik Kediri, harus tertinggal dari Pesut Etam-julukan Borneo FC Samarinda terlebih dahulu.
Karenanya, permainan memanas selama babak kedua. Sementara, hasil pertandingan tetap 0-1 untuk kemenangan Borneo FC Samarinda.
Melihat jalannya laga, anak asuh Fabio Lefundes memang bermain menekan di menit-menit awal babak kedua.
Ya, mereka beberapa kali melancarkan serangan dan mengancam pertahanan Macan Putih. Hingga akhirnya, salah satu serangan Pesut Etam itu pun berhasil.
Baca Juga: Persik Kediri vs Borneo FC Samarinda, Skuad Macan Putih Bermain Imbang di Babak Pertama
Berawal dari kesalahan umpan dari pemain Persik Kediri, bola itu berhasil dibawa Peralta ke sisi kanan gawang Leonardo Navacchio.
Lantaran dikepung pemain Macan Putih, pemain bernomor punggung 10 itupun mengopernya ke Obieta.
Dan akhirnya, pemain bernomor 9 itu pun berhasil membobol gawang Macan Putih di menit ke-54. Yakni gol yang membuat para Persikmania kecewa.
Menariknya, ketertinggalan ini tak membuat skuad Macan Putih menyerah begitu saja. Sisa semangat yang masih ada itu diekspresikan dengan terus bekerja keras menyamakan kedudukan.
Peluang pun banyak tercipta. Bahkan ada banyak tendangan bebas serta sepak pojok yang didapat.
Sayang, semuanya masih buntu. Apalagi, pemain Pesut Etam terus bermain rapat di dalam kotak penalti.
Meski tambahan waktu diberi hingga sembilan menit, hasil pertandingan tidak berubah. Ya, Persik Kediri kalah 0-1 dari Borneo FC Samarinda di Stadion Brawijaya, Kota Kediri.
Terlepas dari itu, ketegangan sempat mewarnai jalannya pertandingan di tribun stadion.
Baca Juga: Degradasi Masih Intai Persik Kediri, Hadapi Lawan Berat di Fase Akhir Kompetisi
Tampak ada keributan kecil antara pemain Borneo FC Samarinda yang tengah melakukan pemanasan dengan suporter Persik Kediri yang ada di tribun selatan.
Salah satu pagar pun dijebol. Untung, situasi panas tak berlangsung lama dan pertandingan tetap berjalan dengan baik. (em)
Editor : Andhika Attar Anindita