Dalam babak pertama ini, permainan berjalan monoton di sepuluh menit pertandingan berjalan. Kedua tim masih sama-sama berusaha untuk mendapatkan penguasaan bola. Sehingga tak terlihat ada peluang-peluang berbahaya dari kedua tim.
Selanjutnya, skuad Macan Putih sendiri sejatinya berusaha untuk membangun serangan. Sayangnya, pemain Juku Eja-julukan PSM Makassar segera merapat ke area pertahanan saat Macan Putih akan menyerang. Hal ini pun membuat Jose Enrique dkk sulit untuk melancarkan serangannya. Bahkan upaya yang dilakukan selalu buntu sebelum sampai di dalam kotak penalti.
Sementara, PSM Makassar, tim tuan rumah, cukup beruntung karena beberapa kali mendapatkan sepak pojok. Lalu juga sempat mendapatkan tendangan bebas pada menit ke-23. Untungnya, bola keras dari Alex Tank itu masih membentur pagar pemain Macan Putih. Sehingga, peluang itu gagal membuat papan skor berubah.
Meski Macan Putih sudah mati-matian bekerja di area pertahanan, upaya mereka terasa sia-sia saat sang pengadil lapangan memberi peluang tendangan penalti ke PSM Makassar.