Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Laga Persik Kediri vs Persijap Jepara Jadi Kesempatan Rotasi Pemain, Arthur Irawan Sebut Belum Rejeki

Emilia Susanti • Kamis, 9 April 2026 | 12:15 WIB
Persik Kediri vs Persijap Jepara.
Persik Kediri vs Persijap Jepara.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Skuad Macan Putih tampil beda di laga kontra Persijap Jepara. Itu terlihat jelas dari susunan kesebelasan pemain. Di laga ini, Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres melakukan rotasi besar. Banyak pemain dari bangku cadangan yang turun jadi starter.

Perubahan mencolok terlihat dari turunnya Moch. Supriadi sejak menit awal. Dia tampak bermain di posisi sayap kanan. Posisi yang biasanya ditempati Ernesto Gomez. Sementara, Ernesto berpindah ke posisi sayap kiri. Posisi yang notabene selalu diperankan oleh Ezra Walian, sang kapten Macan Putih.

Selanjutnya, posisi gelandang yang ditinggalkan Adrian Luna diambil alih oleh Krisna Bayu Otto. Pemain asli Kediri ini juga memainkan peran sebagai kapten tim. Berikutnya di lini belakang, Chechu Meneses turun menggantikan sosok Al Hamra Hehanussa yang mendapat cedera.

Lalu, Rezaldi Hehanussa juga bermain untuk mengisi posisi bek kiri. Untuk bek kanan, pelatih menempatkan Rendy Sanjaya. Faktanya, rotasi itu memberi sisi positif untuk hasil pertandingan.

 Itu karena untuk pertamakalinya, Persik Kediri mencatatkan cleansheet. Ya walaupun torehan itu harus dibayar dengan skor kacamata, 0-0. Alias harus berbagi poin dengan tim tamu, Persijap Jepara.

Baca Juga: Sinyal Positif Laga Kandang Persik Kediri, Pasrah Bila Harus Ngungsi di Laga Kontra Arema FC

“Kami bisa cleansheet, itu sisi baiknya,” kata Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres. Mengenai rotasi di tim, dia memiliki alasan untuk melakukannya. Yaitu karena beberapa pemainnya mendapat cedera saat latihan.

Mereka adalah Francisco Carneiro, Hamra Hehanussa, dan Ezra Walian. Sehingga, mau tak mau, dia menempatkan pemain lapis kedua dalam laga kontra Persijap Jepara. Dia pun tak menyesal mengambil langkah tersebut.

“Rendy di bek kanan, dia melakukannya dengan baik. Otto, Supri, juga. Jadi ketika ada banyak cedera itu artinya akan memberi kesempatan untuk pemain lain dan mereka bermain bagus,” pujinya terhadap rotasi yang dilakukan terhadap timnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Persik Kediri Arthur Daniel Irawan juga berpendapat serupa dengan sang nakhoda Macan Putih. “Satu hal positif akhirnya kami nggak kebobolan karena selama ini kami kebobolan terus,” katanya.

Meski begitu, dia tetap kecewa dengan hasil imbang itu. Apalagi terjadi di kandang sendiri. Baginya, skuad Macan Putih harus selalu menaklukkan setiap laga di Stadion Brawijaya, siapapun lawannya. Hanya saja, dia menyadari penuh bahwa semua kemungkinan bisa terjadi di sepak bola.

“Tapi ya ini sepak bola, kadang-kadang rejeki nggak di pihak kami. Kami gagal penalti hari ini dan itu bukan salah Ezra yang lawan Solo dan Jose yang lawan Jepara, karena itu bisa terjadi di sepak bola. Saya yakin mereka juga nggak mau hal itu terjadi,” jelentrehnya saat ditemui Senin malam (6/4).

Orang nomor satu di Persik Kediri itu berjanji akan terus mengevaluasi timnya. Mengingat masih ada beberapa laga lagi yang harus dihadapi Macan Putih kedepan. Setidaknya ada delapan pertandingan. “Sisa laga nggak banyak tapi saya sudah terapkan ke anak-anak bahwa harus ada mental pemenang,” tekan Arthur. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#rotasi pemain #Marcos Reina Persik #persik kediri #persijap jepara #persik