Pada babak kedua ini, skuad Macan Putih mampu bermain dominan. Lebih sering menyerang dibanding Laskar Kalinyamat-julukan Persijap Jepara. Peluang tendangan bebas dan sepak pojok pun beberapa kali didapatkan.
Bahkan, peluang emas tendangan penalti juga sempat didapatkan Persik Kediri. Yakni peluang yang didapatkan usai duel panas di dalam kotak penalti.
Sayang seribu sayang, Jose Enrique gagal mengeksekusinya. Tendangan kaki kirinya itu ternyata sudah dibaca oleh sang kiper Persijap Jepara. Sehingga, bola dengan mudah ditepis.
Kemudian, situasi itu membuat pertarungan kedua tim makin sengit. Satu pemain Macan Putih pun tumbang. Adalah Moch. Supriadi.
Usai berduel dengan pemain Persijap Jepara, kaki kanannya tampak bermasalah. Dia akhirnya ditarik keluar oleh Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres.
Lalu, Wigi Pratama masuk untuk menggantikannya. Tak berselang lama, pelatih asal Spanyol itu juga menarik Jon Toral, lalu memasukkan Rodrigo Dias untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.
Nahasnya, situasi pertandingan masih belum berubah hingga memasuki menit 90'. Meski ada tambahan waktu tujuh menit, papan skor tak berubah. Tetap 0-0. (em)
Editor : Andhika Attar Anindita