KEDIRI, JP Radar Kediri- I Gusti Made Rendy Sanjaya Putra alias Kadek Rendy terpaksa menepi usai mengalami benturan keras di laga kontra Persis Solo (1/3).
Sejak saat itu, namanya tak pernah muncul lagi di daftar susunan pemain (DSP) Macan Putih.
Itu karena tim medis perlu melakukan beberapa pemeriksaan sekaligus observasi sebelum memberi lampu hijau ke pemain.
Kabar baiknya, kondisi pemain bernomor punggung 19 itu telah membaik. Cederanya pun tidak tergolong serius.
Baca Juga: Persik Matangkan Game Plan, Susun Strategi Hadapi Skuad Persijap Jepara
Oleh karenanya, Rendy , sudah bisa bergabung dengan latihan tim. Ya walaupun beberapa waktu lalu dirinya harus menggunakan pengaman wajah.
“Di minggu ketiga latihan pertama pakai topeng kayak masker itu di bagian pipi. Setelah itu minggu selanjutnya sudah tidak ada rasa apa-apa,” terang Fisioterapi Persik Kediri Alfian Yoga Wiratna.
Pasca mengalami benturan, tim medis Persik Kediri segera bergerak untuk mengetahui apa yang terjadi pada Rendy.
Pemain asli Bali itu pun harus menjalani pemeriksaan rontgen hingga Computed Tomography Scan (CT Scan).
Itu dilakukan untuk mengetahui apakah ada kemungkinan cedera otak. Kabar baiknya, cedera itu tidak terjadi pada Rendy.
“Alhamdulillah tidak ada cedera otak. Tetapi ternyata ada sedikit patahan atau retakan di tulang pipi yang mengakibatkan dia kesusahan untuk makan dan berbicara pada awal-awal,” jelas pria yang akrab disapa Alfian itu.
Dengan demikian, Rendy punya kans besar untuk merumput lagi. Dia berpotensi untuk mengisi posisi bek kiri lagi.
Baca Juga: Persik Kediri Tak Boleh Kehilangan Poin, Macan Putih Wajib Taklukkan Semua Laga Kandang
Mengingat Yoga Adiatama masih mendera cedera ACL. Yakni cedera yang membuatnya harus menepi hingga akhir kompetisi nanti.
“Rendy sudah normal kembali. Kalau main atau tidaknya melawan Persijap kan saya kembalikan ke pelatih. Kalau dari saya sendiri untuk mens area sudah clear,” tandasnya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita