KEDIRI, JP Radar Kediri- Kompetisi BRI Super League masih menyisakan sembilan laga. Momen akhir musim selalu krusial. Lantaran umumnya banyak cobaan menghampiri skuad Macan Putih. Mulai dari badai cedera, akumulasi kartu, hingga potensi meningkatnya pelanggaran. Ini bisa terjadi imbas tensi kompetisi yang semakin meninggi.
Melawan Persijap Jepara pada 6 April nanti, Adrian Luna, sang gelandang andalan Persik Kediri bakal absen. Sebabnya karena akumulasi kartu kuning. Mau tak mau, dia harus menepi di satu laga Macan Putih. Dia boleh merumput lagi di laga kontra Madura United FC pada 11 April.
Selain Luna, masih ada pemain yang dipastikan menepi. Tidak lain adalah Yoga Adiatama lantaran masih mendera cedera ACL. Selanjutnya, Gavin Kwan Adsit kemungkinan besar juga belum bisa dimainkan.
Itu karena dia memiliki cedera yang kambuhan. Sementara, Telmo Castanheira punya potensi merumput mengingat proses pemulihannya berjalan dengan baik.
Baca Juga: Fullback Persik Kediri Yoga Adiatama Jalani Pemulihan Fase Satu, Begini Perkembangan Cederanya
Ketika banyak pemain absen, opsi pemain akan menjadi terbatas. Tentu saja ini menjadi situasi yang tidak menyenangkan. Utamanya bagi Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Tores.
Apalagi, ada beberapa pemain yang telah mengoleksi tiga kartu kuning dan enam kartu kuning. Sehingga, tambahan satu kartu kuning akan membuat mereka menepi.
Kendati demikian, pelatih asal Spanyol itu tak akan memberikan treatment khusus pada anak asuhnya yang terancam menepi karena akumulasi. Menurutnya, pemain bisa saja melakukan pelanggaran kartu kuning karena situasinya terpaksa. Misalkan saat berusaha menggagalkan aksi lawan yang dinilai mengancam.
“Terkadang ketika kita kehilangan (penguasaan bola, Red) bola, pelanggaran sangat mungkin terjadi untuk menghindari serangan balik. Dan itu bisa jadi kartu kuning,” kata pelatih yang biasa disapa Marcos itu.
Namun, situasi berbeda bila pemain mendapat kartu merah langsung. Itu mengartikan ada persoalan dengan mental pemain. Karenanya, dia meminta untuk pemainnya bisa bermain pintar untuk menghindari pelanggaran kartu merah langsung.
“Dan terkait empat kartu kuning tadi, itu mungkin saja terjadi dan saya tidak tahu kapan. Dan pastinya kami masih ada pemain untuk menggantikan,” tandasnya.
Ancaman akumulasi kartu kuning itu menimpa Francisco ‘Kiko’ Carneiro, Ezra Walian, Jose Enrique, Krisna Bayu Otto, serta Novri Setiawan. Khusus untuk Kiko, total kartu kuningnya sudah sebanyak enam.
Bila bertambah satu maka totalnya menjadi tujuh kartu kuning. Dan itu membuatnya harus menepi di satu laga Macan Putih. Sementara, tiga pemain lainnya telah mengantongi tiga kartu kuning. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita