Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mencuat Rumor Persik Kediri Pindah Homebase, Begini Tanggapan Tegas Manajemen

Emilia Susanti • Senin, 30 Maret 2026 | 14:19 WIB
Ernesto Gomez mencetak gol perdananya untuk Persik Kediri.
Ernesto Gomez mencetak gol perdananya untuk Persik Kediri.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Persik Kediri mendapat banyak cobaan selama menggelar laga kandang. Beberapa pertandingan harus diungsikan. Sebagian lagi bertukar status dengan tim lawan. Beberapa match yang tidak bisa berlangsung di Stadion Brawijaya itu meliputi laga kontra Madura United FC, Persebaya Surabaya, serta PSIM Yogyakarta.

Cobaan itu tak hanya soal ngungsi. Rasanya, setiap laga kandang Persik Kediri selalu disertai dengan hujatan para warganet. Utamanya pertandingan yang berlangsung malam hari.

Juga yang berjalan dengan guyuran hujan. Banyak yang menilai Stadion Brawijaya sudah tidak layak lagi. Lalu isu Persik harus pindah homebase sempat mencuat di media sosial. Benarkah Ezra Walian dkk akan pindah homebase di musim depan?

"Tentunya kami akan perjuangkan bahwa Persik Kediri ini tim yang harus main di Kediri," tegas bos Persik Kediri Arthur Daniel Irawan.

Alasannya sangat jelas. Karena Persik merupakan tim kebanggaan masyarakat di Kediri. Jadi, Arthur akan memperjuangkan agar skuad Macan Putih tetap bisa berlaga kandang di Kediri.

Baca Juga: Penjualan Tiket Persik Kediri Tak Pernah Tembus 5 Ribu Lembar, Stadion Brawijaya Selalu Sepi

Terkait upayanya, pria kelahiran Surabaya itu pun bakal aktif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Utamanya dengan sang Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.

"Selama ini saya juga mau berterima kasih ke Mbak Vinanda, Wali Kota, karena udah jelas kita lihat perubahan Brawijaya yang lebih bagus. Dia selalu dukung Persik dan itu sangat berarti buat kami. Semoga kami bisa cari solusi, biar Brawijaya bisa dimaksimalkan dan sesuai standar untuk liga selanjutnya," jelasnya.

Di sisi lain, pria berusia 33 tahun itu juga mengaku aktif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri. Yaitu dengan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Menurutnya, orang nomor satu di Bumi Panjalu itu juga memiliki harapan besar untuk kemajuan sepak bola Kediri. Sekaligus Indonesia. Harapan yang sama dengan keluarga besar Macan Putih.

"Makanya ada Stadion Gelora Daha Jayati, semoga itu juga selesai segera. Semogalah, Persik Kediri itu tim Kediri dan itu wajib main di Kediri," tekannya lagi.

Di samping itu, dukungan suporter juga menjadi alasan penting bagi skuad Macan Putih haru main di Kediri. Pasalnya, atmosfer yang dirasakan sangat berbeda kala tim harus mengungsi. Performa tim pun lebih baik.

"Menurut saya catatan di home kami cukup bagus ya karena suporter, pemain kedua belas kami. Beda rasanya ketika kami main di Gresik dengan di Kediri," tandasnya.

Baca Juga: Bos Persik Kediri Arthur Irawan Rindu Merumput bersama Macan Putih, Atasi Kangen dengan Nimbrung Sesi Latihan

Fakta menariknya, Persik Kediri tak pernah meraih kemenangan kala harus ngungsi. Menjamu Madura United FC di Gelora Joko Samudro, Gresik, Ezra Walian dkk harus menelan pil pahit dengan kekalahan 1-2. Lalu saat melawan Persebaya Surabaya, hasilnya imbang 1-1. Kemudian kontra PSIM Yogyakarta, imbang 2-2. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#persik kediri #persik #macan putih #stadion brawijaya #kota kediri