KEDIRI, JP Radar Kediri– Bulan Ramadan sudah datang. Latihan skuad Macan Putih pun mengalami penyesuaian.
Dokter Tim Persik Kediri M. Wildan Jauhar Alafi mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan tim pelatih mengenai latihan skuad di bulan Ramadan.
Misalnya dari segi intensitas dan waktu berlatih. Tak hanya itu, dia juga telah memberikan anjuran-anjuran ke pemain agar kebugaran tubuh tetap terjaga.
“Jadi yang paling penting itu hidrasinya sebenarnya,” kata dokter yang akrab disapa Wildan itu.
Saat buka puasa, pemain dianjurkan untuk minum air mineral minimal sebanyak dua gelas. Begitu juga saat sahur, minimal dua gelas. Lalu, antara berbuka hingga sahur, minimal sebanyak empat gelas.
“Terus ketika sahur, lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung high protein. Karena kan buat bekal (tubuh, Red) seharian. Lalu karbohidratnya yang tinggi serat seperti nasi merah. Jadi yang seperti itu lebih ditekankan ke pemain,” beber laki-laki yang juga menjadi dokter Tim Nasional Futsal Putra ini.
Sementara, saat berbuka, Wildan tak terlalu memberi catatan banyak. Dia hanya menekankan agar pemain memerhatikan hidrasi tubuhnya.
Terlebih lagi bila latihan dijadwalkan di sore hari. Selebihnya, dia menyarankan agar pemain berbuka sewajarnya.
“Yang pasti cairannya, karena kan namanya atlet kalau cairannya kurang malah rawan cedera. Jadi yang paling utama itu, cairan tubuh,” jelas Wildan. (em/tar)
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.