KEDIRI, JP Radar Kediri- Skuad Macan Putih harus gigit jari saat kontra PSIM Yogyakarta di putaran pertama.
Kala itu, laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Kini, kedua tim kembali bertemu. Meski tak bisa bermain di Stadion Brawijaya, Ezra Walian dkk akan membalas kekalahan tersebut di Gelora Joko Samudro (GJS), Gresik pada Jumat (13/2) sore.
Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres mengaku telah menyiapkan strategi untuk menghadapi Laskar Mataram-julukan PSIM Yogyakarta. Marcos mengaku telah menganalisa kelemahan dan kelebihan dari permainan lawan.
Setelah mencermati, ada dua nama pemain yang menurutnya berbahaya. Pertama adalah sang mantan pemain Macan Putih Ze Valente. Kemudian yang kedua, Ezequiel Vidal.
"Mereka adalah dua pemain yang memiliki kerja sama yang apik. Mereka sebetulnya banyak pemain bagus tetapi dua pemain ini jadi pembeda," kata pelatih yang akrab disapa Marcos itu.
Marcos merinci alasan yang membuat kedua pemain itu patut diwaspadai. Menurutnya, Ze Valente dan Vidal merupakan penggawa yang pintar.
Sekaligus punya teknik individu yang bagus. Karenanya, dia akan meminta anak asuhnya untuk mengawal pergerakan kedua pemain tersebut.
"Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mengalahkan mereka (PSIM Yogyakarta, Red)," lanjut pelatih yang baru saja berulang tahun pada Rabu (11/2) kemarin.
Di sisi lain, Marcos juga mengaku terus memperbaiki sektor pertahanan dan serangnya. Salah satunya dalam mengantisipasi set piece lawan.
Ya karena situasi bola mati bisa dengan mudah membuat tim alami kebobolan. Selanjutnya, pelatih asal Spanyol ini juga telah mencari celah untuk bisa melancarkan serangan.
Sayangnya, Persik Kediri tidak akan bisa mengungguli posisi PSIM Yogyakarta di papan klasemen sementara.
Meski menang sekalipun, peringkat Laskar Mataram akan tetap di atas Persik Kediri. Sebab, PSIM Yogyakarta saat ini telah mengantongi 31 poin. Sedangkan Persik Kediri hanya 25 poin.
"Kami sudah melihat tim-tim mana saja yang peringkatnya berdekatan dengan kami. Mereka memang tim bagus, namun sekali lagi, kami akan lakukan yang terbaik untuk mengalahkan mereka," tekannya lagi.
Untuk diketahui, Persik Kediri melalui putaran pertama BRI Super Leauge dengan hasil yang buruk. Hanya bisa duduk di peringkat 13. Untung saja, skuad Macan Putih mulai menunjukkan kebangkitan di putaran kedua.
Dari tiga laga di putaran kedua, Ezra Walian dkk berhasil mengamankan enam poin. Alias mencatatkan dua kemenangan dan satu kali kalah.
Jika tren positif ini berlanjut, peringkat Macan Putih di papan klasemen akan membaik. Bahkan bisa kembali dalam lingkaran sepuluh besar bila berhasil menaklukkan PSIM Yogyakarta di pekan 21 ini.
Hanya saja, skuad Macan Putih tetap tidak bisa berpuas diri. Sebab, masih ada belasan laga yang akan dihadapi.
Usai menjamu PSIM Yogyakarta, mereka akan segera menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 20 Februari nanti. (em/tar)
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita