KEDIRI, JP Radar Kediri - Pertandingan babak kedua Persik Kediri kontra Dewa United Banten FC memanas.
Usai pertandingan dijeda, sang Banten Warriors mulai bangkit. Bahkan, mereka sukses memperkecil ketertinggalannya di menit ke-58.
Membuat Ezra Walian dkk harus bermain lebih ngotot agar tak kehilangan poin penuh di Stadion Brawijaya, Kota Kediri.
Selama jalannya babak kedua, kedua tim masih menghadapi situasi sulit di dalam lapangan. Sebab, hujan tak kunjung reda.
Membuat lapangan semakin basah. Situasi ini pun membuat pergerakan pemain semakin terbatas. Dan aliran bola terhambat. Taktik permainan pun tak bisa berjalan maksimal.
Walau begitu, Banten Warriors masih bisa mencetakkan gol. Adalah Vinicius Duarte alias Vico.
Ya, dia sukses memanfaatkan umpan yang diberikan Ricky Kambuaya. Gol tersebut berhasil dicatatkan di menit 58'. Membuat papan skor pertandingan berubah menjadi 2-1.
Setelahnya, pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Dewa United Banten FC mulai menunjukkan kebangkitannya.
Untung saja, skuad Macan Putih masih bisa mengantisipasi semua serangan sang lawan. Ya walaupun gesekan antar pemain tak terhindarkan.
Dan laga semakin sengit jelang 90 menit pertandingan berjalan. Memasuki injury time, laga berjalan makin panas.
Banten Warriors lebih sering menyerang. Kemelut bola di kotak penalti Persik Kediri pun tak terhindarkan.
Membuat para suporter harus senam jantung. Sebab, skuad Macan Putih memang memiliki impresi yang buruk di menit-menit akhir.
Pada laga sebelum-sebelumnya, Ezra Walian dkk pernah mengalami kebobolan di babak tambahan waktu.
Karena itulah, Persikmania sangat khawatir denga fokus para pemain Persik Kediri. Namun, setelah senam jantung kurang lebih enam menit, mereka akhirnya bisa bernapas lega. Tiga poin tetap masuk kantong Macan Putih. (em)
Editor : Andhika Attar Anindita