KEDIRI, JP Radar Kediri - Pertandingan babak pertama Persik Kediri melawan Bali United berlangsung panas di Stadion Brawijaya pada Jumat (30/1).
Sempat tertinggal 0-1 imbas gol bunuh diri Hamra Hehanussa, nyatanya skuad Macan Putih mampu membalikkan keadaan.
Skor babak pertama berakhir dengan hasil 3-1. Mulanya, pertandingan kedua tim berjalan dengan alot di menit-menit awal.
Hingga 20 menit pertandingan berjalan, baik skuad Macan Putih ataupun Serdadu Tridatu tampak masih sulit mencetak gol.
Serangan yang dibangun pun selalu buntu saat di kotak penalti. Hingga akhirnya, satu buah gol berhasil dicatatkan oleh Bali United FC pada menit 22'.
Namun gol itu bukan berasal dari pemain Serdadu Tridatu. Melainkan gol yg tercipta dari kaki Hamra Hehanussa.
Situasi ini pun membuat tensi permainan meninggi. Bermain dengan keadaan tertinggal di kandang sendiri nyatanya membuat pemain Macan Putih semakin membara.
Ezra Walian dkk tak gentar melancarkan serangannya. Upaya itu pun membuahkan hasil. Jose Enrique, striker andalan Macan Putih berhasil menyamakan kedudukannya menjadi 1-1.
Kala itu, dia tampaknya lolos dari pantauan pemain belakang Bali United. Karenanya, dia berhasil maju dan berhadapan langsung dengan sang kiper.
Setelah berhasil mengelabui kiper, dia pun melepaskan tendangannya dan bola itu melesak ke gawang Bali United FC di menit 29'.
Situasi imbang ini membuat semangat Macan Putih semakin besar. Satu gol penyama kedudukan pun tak cukup.
Lalu, satu gol lagi berhasil ditambahkan oleh Ezra Walian dkk. Lagi-lagi, Jose Enrique menjadi sang pencipta gol.
Mulanya, bola itu milik ke Wigi Pratama. Hanya saja tendangan yang dilepaskannya berhasil diantisipasi dengan baik oleh sang kiper Bali United.
Ya, sang kiper berhasil menghalaunya. Namun nahasnya bola itu menjadi bola liar di kotak penalti.
Jose Enrique pun langsung menendang bola itu ke gawang Bali United. Seketika papan skor berubah menjadi 2-1 di menit 42'.
Pada menit 45', permainan di dalam lapangan belum berakhir. Sebuah kejadian unik terjadi di Stadion Brawijaya.
Kala itu, kiper Bali United sepertinya sedang tak fokus. Jon Toral yang menyadari situasi itupun memanfaatkan dengan baik momen tersebut.
Dia mengambil bola itu dan menendangnya liar ke depan kotak penalti, Adrian Luna pun menyambarnya dan bola masuk ke gawang.
Meski Bali United FC sempat memprotes, bola yang masuk ke gawang itu tetap dicatat sebagai gol oleh sang pengadil lapangan. Skor menjadi 3-1 di menit 45+2' dan skor itu berakhir hingga turun minum. (em)
Editor : Andhika Attar Anindita