KEDIRI, JP Radar Kediri- Laga kontra Malut United FC sudah didepan mata. Kamis pagi (22/1), skuad Persik Kediri telah terbang ke Ternate.
Bermain di kandang lawan, Ezra Walian dkk mengusung misi mencuri poin. Bahkan Head Coach Marcos Reina Torres telah menyiapkan senjata maut.
Marcos mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi skuad Malut United. Baik dari skema open play maupun set piece.
Pelatih asal Spanyol itu nampaknya ingin memaksimalkan seluruh kesempatan yang ada. Menurutnya, peluang dari bola mati bisa menjadi amunisi mematikan.
“Kami coba menyiapkan bagaimana membangun situasi, dari sepak pojok, set pieces,” terangnya saat ditemui di Gelora Daha Jayati pada Rabu (21/1) sore.
Untuk diketahui, Persik Kediri memang beberapa kali mencetak gol melalui skema set piece. Pada laga kontra Persib Bandung, skuad Macan Putih berhasil mencetak gol melalui peluang sepak pojok.
Kala itu, Ezra Walian dipercaya untuk mengeksekusinya. Meski bola berhasil ditepis, bola liar di dalam kotak penalti berhasil dimanfaatkan. Yakni melalui sundulan pemain bek M. Firli.
Selain itu, masih ada beberapa gol lain yang juga diciptakan melalui set piece. Marcos juga telah menyiapkan strategi untuk melakukan serangan ke Malut United. Pasalnya, dia tetap menargetkan poin penuh di laga ini. “Tiga poin,” ujarnya singkat.
Seperti diberitakan, Persik Kediri akan melakoni laga lanjutan BRI Super League. Pada putaran kedua kompetisi, lawan yang pertama dihadapi adalah Malut United.
Pertandingan akan berlangsung pada Sabtu (24/1) di Stadion Kie Raha, Kota Ternate. Setelahnya, skuad Macan Putih akan pulang ke Kota Tahu untuk berlaga lagi menghadapi Bali United pada Jumat (30/1). (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita