KEDIRI, JP Radar Kediri- Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres hanya menurunkan lima legiun asing kala menjamu Persis Solo.
Padahal sesuai regulasi, dia bisa memainkan tujuh pemain luar. Namun, Marcos memilih menerjunkan penggawa lokal. Tak ayal ini membuat persaingan di tim semakin sengit.
Menurut pelatih 40 tahun itu, asal negara bukan pertimbangan utama. Marcos juga menegaskan bahwa dirinya tahu dalam regulasi bisa memainkan tujuh pemain asing.
“Tetapi ketika pemain lokal bermain dengan baik, menunjukkan performa terbaik saat latihan maka mereka bisa bermain,” tegasnya.
Tercatat, lima pemain yang diturunkan adalah Leonardo Navacchio, Francisco Carneiro, Imanol Garcia, Williams Lugo, dan Jose Enrique.
Sedangkan, Khurshidbek Mukhtorov dan Pedro Matos duduk di bangku cadangan. Sementara itu, Sylvain Atieda bahkan tidak berada dalam daftar susunan pemain (DSP).
Tak heran jika para penggemar Persik Kediri mempertanyakan kualitas beberapa pemain asing Macan Putih. Pasalnya, pemain lokal tak kalah bagus untuk bermain di lapangan.
“Bagi saya mereka semua adalah pemain. Ketika mereka bagus, mereka akan bermain. Tak peduli asal mereka,” tegas Marcos.
Kehadiran Marcos membuat persaingan di dalam skuad Macan Putih kian ketat. Siapa yang menunjukkan performa terbaiknya maka pemain tersebut akan dimainkan.
Dia tak ragu menurunkan Muhamad Firli sebagai starter. Padahal, pemain tersebut sebelumnya belum memiliki catatan menit bermain.
Di samping itu, dia juga terlihat memainkan beberapa nama pemain yang sebelumnya memiliki menit bermain minim. Misalnya saja Syahrian Abimanyu dan Pedro Matos.
Legiun Asing dan Menit Bermain
Pemain Pertandingan Menit Bermain
Jose Enrique 14 Laga 1.182 Menit
Khurshidbek Mukhtorov 14 Laga 1.093 Menit
Francisco Carneiro 14 Laga 1.009 Menit
Imanol Garcia 13 Laga 1.215 Menit
Telmo Castanheira 12 Laga 833 Menit
Leonardo Navacchio 11 Laga 990 Menit
Lucas Gama 11 Laga 668 Menit
Williams Lugo 10 Laga 820 Menit
Pedro Matos 8 Laga 329 Menit
Sylvain Atieda 5 Laga 174 Menit
Editor : Andhika Attar Anindita